BINTANG KEJORA : TEMAN MIMPI

BINTANG KEJORA : TEMAN MIMPI

  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 24, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
Ada manusia yang hidup di alam mimpi. Ada kehidupan seperti di bumi di alam mimpi. Kehidupan mereka sama dengan kita. Makanan mereka sama dengan kita, hanya saja gaya hidup mereka berbeda dengan kita. Kejora Marjariee tanpa sengaja terseret kea lam mimpi dan terjebak disana. Orang-orang alam mimpi atau teman mimpi mungkin menyebutnya salah satu orang yang beruntung bisa sampai disini. Tapi bagaimana jika Kejora terjebak disana karena sebuah buku aneh yang ia temukan di gudang yang dulunya digunakan sebagai ruang kerja kakeknya? Karena pada dasarnya, seseorang hanya bisa satu hari penuh berada disana. Setelahnya semua akan kembali ke tempatnya masing-masing. "Terjebak di alam mimpi adalah kesenangan pembawa petaka." ★★★ Laksanae.2021
All Rights Reserved
#43
dreamland
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Letter to Myself
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Deksa 's Diary
  • FIZYA
  • I'm okay (END)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Painful By Accident (Completed)
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • GOODBYE AND HELLO

[COMPLETED] "Teruntuk diriku, Ada malam dimana kamu menangis. Lalu ada malam dimana kamu mengubur kesedihanmu dan berkata kamu sudah lelah. Tapi selalu ada hari esok yang membuatmu cemas dan ketakutan. Karena kamu terus berpikir bahwa esok akan selalu sama. Tidak ada mentari. Hanya ada hujan. Bisakah kamu berlari dari rasa takutmu? Bisakah kamu menatap segala sesuatunya sebagaimana cara orang lain memandang?" -Fyura Starlyn, A Letter to Myself Fyura Starlyn, seorang perempuan dengan gangguan kecemasan yang terus berjuang untuk sembuh. Perjuangannya justru mempertemukannya dengan Antares, senior di kampusnya, yang ternyata sama-sama memiliki luka dan kisah menyakitkan yang sulit dilupakan. Mampukah mereka berjalan keluar dari rasa sakit? Atau justru mereka harus bergelut dengan luka batin selama terus menerus? Kisah ini, termasuk segala tawa dan sesak yang tertulis di dalamnya, semua ini untuk kita. Untuk kita yang sedang belajar mencintai diri sendiri. Yang sedang merangkak dari rasa sakit. Yang sedang mencoba menatap hidup dengan penerimaan seadanya. Dan kamu, yang sedang tertatih, mencoba menerima diri. Ps : Baca saja, siapa tahu kamu menemukan teman di dalamnya😁 ~First publish : 1 Juli 2019 ~Update setiap Kamis dan Sabtu

More details
WpActionLinkContent Guidelines