KEEP SILENT

KEEP SILENT

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 19, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Gw cuman butuh pelarian bukan berlabuh pada hati. Kenapa malah berlabuh pada kontak mata itu? -Vanni Gw sebenarnya ga tau mau ngungkapinnya gimana, yang gw tau lu udah tau semuanya namun menutupinya. Hanya satu hal lagi. -Zain Gw cuman mau buat seseorang yang Dekat dengan gw tetap merasa hidup walaupun suatu saat gw ga bersama mereka lagi. - :) Semua jawaban sudah ada di awal, namun manusia memang suka bermain dengan takdir. Resikonya mengendalikan takdir itupun sulit. Harusnya semua tidak diam, harusnya memang tidak terlambat namun tak penting. Membongkar belum tentu menggagalkan.
All Rights Reserved
#36
everything
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nadi Akhir Luka
  • NEVER LEAVE YOU - JAEMREN
  • Benang Senja
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • lucky (Zeesha)END
  • Jollie's Joy
  • Good Bye Kinara (END)
  • ngger adalah vandyku
  • My Little Monster - Completed
  • Laut dan Langit

"Perihal rindu yang tidak berakhir dengan pertemuan dan kepulangan. Cukup dengan sebatas rasa yang dipandu agar tidak menyalahi aturan." -Ini antara KITA, RASA, dan Aturan-Nya.- *** "The sunset is beautiful isn't it?" gumam Senja pelan. "Hu'um. Sunset memang indah, tapi Bukan dengan perpisahan. Aku terima keputusan kamu untuk kita menikmati kata the sunset is beautiful isn't it sampai kita bisa merangkai kata selanjutnya," sahut Askara mengangguk setuju. "Kata selanjutnya? Maksudnya?" tanya Senja bingung. "Iya, sampai kata the sunset is beautiful isn't it berubah jadi the moon and sunrise is beautiful isn't it," jawab Askara. penuh keyakinan. "Kamu yakin kalau bakal tercipta itu di antara kita?" "Harus yakin. Hal pasti aku akan terus berusaha. Mulai sekarang akubakal berusaha kerja keras untuk persiapan finansial, kontrol diri untuk persiapan mental, dan kontrol ibadah untuk persiapan agama supaya aku bisa ngerayu Allah untuk ini. Sampai ketemu di titik terbaik menurut takdir Aruna Senja Darmawangsa. Semoga kita bertemu lagi dengan versi terbaik masing-masing, supaya kita saling merasa beruntung nantinya. Ana uhibbuki fillah," jelas Askara menghembuskan napas kasar. "Selamat berkelana, Tuan. Semoga takdirmu dan takdirku bisa menyatu secara sempurna. Ana uhibbuka fillah wakafa billahi syahida."

More details
WpActionLinkContent Guidelines