Janji Dua Jari

Janji Dua Jari

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 4, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Nirwana adalah gadis kecil yang sudah tumbuh dewasa. Kini usianya menginjak kepala dua. Diantara teman- temannya, Nirwana adalah cewek tomboy dengan gaya nyentrik dan kadang unik. Berbeda dengan perempuan pada umumnya, ada saja tingkah nya yang membuat orang orang tidak habis fikir dengan kelakuan nya. Satu dari banyak hal yang membuat diri nya tidak terlihat seperti perempuan adalah rasa sakit yang pernah dia rasakan pada jebakan perasaan yang bernama 'Cinta. Batin nya selalu menolak akan makna perasaan itu ada nan tulus. Mungkin memang cinta itu nyata dan bahagia bagi mereka yang beruntung. Tapi tidak untuk diri ini ucapnya. Hingga akhirnya pada atap jawa barat, diantara rimbun nya pepohonan dia terikat janji pada jiwa yang dia anggap Cinta itu ada dan mungkin memang ada. Hanya saja aku baru mendapatkan nya. Ikuti kisah ku dari balik kata.
All Rights Reserved
#700
kamu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LURUH [END]
  • Be my Sweet Darling  [END]
  • Ilusi
  • One eye that hides the truth (Complete/TAMAT)
  • Ale.[#wattys2018]
  • Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]
  • Setelah Hujan ( End ✔)
  • I Hate Rain
  • BEDA DUNIA
  • Aku Jatuh dan Cinta

Setiap kali guratan senyum itu melengkung di wajahnya, satu dari ribuan dosa di pundakku seolah terkikis dengan apik layaknya air hujan yang mengikis kerikil-kerikil di tanah. Aku kehilangan diriku saat semua hal berhubungan dengannya. Atau barangkali inilah 'Aku' yang sebenarnya, sisi lain dari diriku yang baru aku ketahui. Aku, aku yang mencintainya. -Nirvana- Aku memintal tumpukan asa di balik dinginnya sunyi. Lalu dia datang dengan sekotak besar 'perlindungan' untuk dihadiahkan padaku, bagai kado natal yang ku tunggu dengan penuh harap bersama keangkuhan malam. Terimakasih Tuhan, sudah menciptakannya ke dunia. Dengan perlahan ia menggerus kelabunya gamang yang curang menjadi kilauan cahaya terang di hidupku. -Vanya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines