Come Out!

Come Out!

  • WpView
    Reads 456
  • WpVote
    Votes 204
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 20, 2022
"Hidup itu sekali, jangan sia-siakan itu" ya itu kalo memang hidup cuma sekali, lah kalo dua kali gimana? Yaa buat jaga-jaga gue ga akan sia-sia'in kehidupan pertama deh. Tapi moga yang namanya kehidupan kedua tu ada. Dan di kehidupan selanjutnya gue pengen ke isekai dan hidup sebagai putri mahkota, prajurit, pahlawan, bajak laut, atau apapun itu yang penting ngga ngebosenin dan bikin deg-degan. Mari kita amin kan sama-sama. ^∆^ Cerita ni gue buat bukan hasil jiplak, beneran deh! Gue memang terinspirasi dari beberapa film dan manhwa, tapi gue ngga se_Tolol itu untuk menjiplaknya. Dan yang paling berjasa itu temen gue! Jujur, gue n temen gue adalah tukang halu! Suatu saat temen gue cerita tentang mimpinya, dan novel 'Come Out!' ini ada karna gue terinspirasi dari mimpi temen gue! Good job my halu fren! Dah gitu aje.
All Rights Reserved
#905
game
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lady Antagonis (TAMAT)
  • A Sloppy Girl's Diary
  • Marvarsha! Bertukar Jiwa
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • Masuk Kedalam Komik BL [END]
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  •  Istri Untuk Anak Manja (End)
  • Transmigrasi Seline (END)
  • Seven Crazies [Re-publish]

Kehidupanku biasa saja. Membosankan dan menyebalkan. Entah mengapa ibu-ibu kaum nyinyir melabeliku sebagai orang bermasalah. "Oke, aku kuat." Itulah yang berkali-kali aku tanamkan dalam benak. Kuat. Kesehatanku memburuk akibat kebiasaan hidup tidak sehat; begadang, telat makan, makan makanan rendah gizi, dan tambahan beban pikiran. Begitulah akhir kisahku, salah satu korban kerasnya kehidupan, berakhir. Sayangnya aku salah! SALAH BESAR. Aku justru terlempar ke dalam novel ciptaan temanku sebagai Laura. Aku tidak keberatan menjalani hidup kedua. Namun, beda cerita bila aku adalah si antagonis yang bahkan tidak memiliki aset bernilai jutaan. Izinkan aku hidup mewah! Mewah! Oke, lupakan mengenai hidup sebagai nona besar. Masa bodoh dengan plot, mengubah cerita, merayu tokoh utama, dan bersikap baik kepada Sarah, si FL. Berhubung aku menempati Laura ketika dia masih SMA, maka lebih baik aku mempersiapkan hidup di masa depan semapan mungkin. Dengan kata lain: Sayonara, wahai para tokoh mulai dari kelas kroco sampai kakap. Aku akan hidup mandiri dan silakan saling bunuh memperebutkan Sarah. Aku tidak peduli! Akan tetapi, semua karakter sepertinya ingin mengganggu rencana hidup mandiriku. Mulai dari FL yang ngotot ingin menolongku, ML justru menawariku aset senilai jutaan, bahkan Villain pun mulai berubah haluan mencari cinta. Pasti ada yang salah dengan mereka semua. Mereka aneh! ANEH. Oh tolong, tolong izinkan aku hidup damai. Oke?

More details
WpActionLinkContent Guidelines