HOTEL KWANGYA

HOTEL KWANGYA

  • WpView
    GELESEN 180
  • WpVote
    Stimmen 8
  • WpPart
    Teile 9
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Okt. 13, 2021
Dalam dunia bisnis terutama dunia perhotelan, membutuhkan tenaga dan pikiran ekstra untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas hotel. Atas ijin dan restu langsung dari Coorporate Owner Kwangya Hotel, terbentuklah tim darurat 127. Tim yang berperan aktif dalam mengelola hotel, mulai dari bagian managerial sampai bagian penyajian makanan. Kehidupan di luar hotel anggota Tim 127 sama halnya dengan kehidupan manusia lainnya. Dipenuhi asam, manis, pahitnya kehidupan. Konflik batin, jiwa dan raga. Tidak lupa kisah cinta dan persahabatan yang beriringan menemaninya. "Hotel room is not about the luxurious, but it's about the bliss by living there." - Anonymous. "Sebuah berkah bagi persahabatan yang bisa melakukan hal bodoh bersama." - Anonymous. "Jika kamu datang, maka kamu akan pergi. Jika kita bertemu, maka kita akan berpisah. Di dunia ini tidak ada yang abadi." - anggurmerah.
Alle Rechte vorbehalten
#772
nct127
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • DREAM HOUSE
  • Replaced With Happiness
  • Dijodohin : JJH
  • Dua cangkir satu Meja
  • UNDERCOVER (Taeyong & Sejeong) ✔✔
  • Ruang Lantai 9-NCT
  • HIDE IT
  • Bahagia bersamamu - The first and last love [END]
  • Rain for Dead Trees
  • Kim Doyoung : Bunny Ice [Completed] (Telah Terbit)

Sinopsis: Na Jaemin, mahasiswa teknik sipil tahun kedua, memilih tinggal di kos demi menjauh dari rumah yang selalu dipenuhi pertengkaran. Sejak kecil, trauma ditinggal orang tua saat lampu padam membuatnya membenci gelap dan kesendirian. Di kos sederhana itu, dia bertemu dengan enam pemuda lain yang menyimpan luka masing-masing. Mark Lee, mahasiswa hukum yang dewasa namun kesepian karena renggangnya hubungan dengan sang adik, Lee Jeno, mahasiswa teknik mesin yang dingin dan menutup diri. Huang Renjun, anak kedokteran yang penuh empati tapi menyimpan luka karena tumbuh di panti asuhan. Haechan, mahasiswa seni musik yang selalu ceria, menyimpan kesedihan yang tak pernah ia tunjukkan. Chenle, mahasiswa bisnis tahun pertama dan anak pemilik kos, selalu jadi penengah yang hangat. Dan Park Jisung, adik kelas yang polos dan hangat, membawa kebahagiaan dengan kasih sayang utuh dari keluarganya. Mereka tinggal bersama, bertumbuh, dan menyembuhkan luka masing-masing melalui tawa, tangis, pertengkaran, dan kehangatan keluarga yang mereka bentuk sendiri. Di balik pintu-pintu kamar yang berbeda, hati-hati mereka mulai menyatu-dan perlahan, Jaemin menemukan bahwa tidak semua rumah harus menyakitkan.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien