⚠️BUDAYAKAN VOTE SEBELUM MEMBACA⚠️
**
❗ PLAGIAT PERGI JAUH❗
**
Bagaimana jika kalian mendengar kata nikah? atau perjodohan? Setiap orang mempunyai pendapat masing masing, tapi kebanyakan orang pasti menolak jika masih SMA sudah disuruh nikah.
Tapi ini beda, Seorang cowo yang ngebet nikah, ha ngebet nikah? Iya ngebet nikah, katanya sihh karna gabut jadi dia mau nikah, simple banget alasannya.
Rayyan Rainandeva Dakara
Seorang murid baru yang sudah menjadi most wanted dalam beberapa detik.
Parasnya bak dewa yunani, mempunyai masa lalu yg kelam hidupnya sangat tidak berwarna,Disaat remaja lainnya merasakan bahagia karena memiliki hubungan keluarga yg harmonis dan mempunyai pasangan yg selalu mendukung, Berbeda dengan _dia_.
Dia tidak pernah merasakan hal tersebut, Dia selalu harus menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa ada yg menemani. dan disaat dia butuh dukungan dari perempuan yg dia cintai, perempuan tersebut malah meninggalkannya begitu saja tanpa kabar.
"Ra,nikah yok supaya gue hidup bahagia"
"Gilak Lo, aneh aneh aja"
Perkataan Rai sangat tidak masuk akal hanya karna ingin bahagia malah jadi ngebet nikah.
17++
Bagaimana jadinya bila seorang gadis SMA yang baru genap berusia 17 tahun bernama Vanila Laline Alexander harus menikah karena perjodohan. Terlebih lagi orang yang akan menikah dengannya adalah guru PKn-nya yang sangat menyebalkan. Reyhan Michaelis Orta. Bagi Vanila, Rey adalah pria mesum yang tidak peka dan sangat menyebalkan. Dan bagi Rey, Vanila adalah gadis yang manis tapi hobi ngambek. Hingga dengan perlahan hidup mereka berubah saat mereka sadar bahwa mereka saling membutuhkan satu sama lain.
"Gue mah apa ya? Cuma cewek biasa 17 tahun kan baru aja dapet KTP tuh, dan buat hadiah karena gue udah dapet KTP, nyokap gue bilang gini. 'Sofi sayang, kamu kan udah 17 tahun kan? Gimana kalo kamu nikah?' butuh 2 menit buat gue paham apa maksud nyokap. Demi jepit rambut neptunus, gue? Nikah?!"
-Vanila Laline Alexander-
"Bagaimana rasanya setelah kau pulang kerja, badan masih pegel semua, otak masih panas setelah terlalu banyak mikir dan papa bilang 'Ar, umur kamu udah 28 tahun apa kamu tidak tertarik untuk menikah? Papa sudah siapkan calon untukmu dan kamu harus menerimanya!' Ya Tuhaaaan... Cobaan apa lagi yang Kau berikan padaku?!"
-Reyhan Michaelis Orta-