My Fragility

My Fragility

  • WpView
    Membaca 7
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Sep 14, 2021
Sepi, sendiri, selalu dua kata itu yang menghiasi hari-hariku. Bagaimana aku harus terlihat kuat didepan orang lain dan tegar dalam menghadapi segala hal. Tapi, di satu sisi aku hanyalah gadis yang masih ingin bermain-main dengan masa remaja seperti banyak orang lainnya. Aku ingin merasakan jalan-jalan dengan teman, kerja, bermain, jatuh cinta. Ya, memang benar aku mengalami itu semua. Tetapi, jatuh cinta? Impossible dalam hidupku. Tidak ada yang menarik di diriku yang dapat memikat para pria di luar sana. Tidak hanya jatuh cinta, semua hal menarik yang kuciptakan juga untuk menutupi segala kekurangan dan kesedihanku di dalamnya tanpa diketahui orang lain satupun. Hai guys, sebelum dilanjut kenalan dulu yuk denganku. Aku Silena, umur 18 tahun. Aku harap kalian suka dengan ceritaku ya. Cerita yang didalamnya tidak banyak orang disekitar ku tau~~
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#328
schoolromance
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Echoes of Silence (completed)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • That Day: Long Before
  • Kita Yang Gak Pernah Jadi. | CHANJIN ✔️
  • You're Here, But Not For Me
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • [END] When the Stars are Tired
  • caught in the middle [ kkeomchiz x daengsung ]
  • Cerita Tentang Kita

Ketika dua naga api berbenturan dalam satu kandang dunia yang penuh kekuasaan dan dikendalikan oleh ego, mereka berdiri sebagai dua kutub yang seharusnya saling meniadakan. Mereka dipaksa bekerja dalam satu proyek, satu kota, satu mimpi. Tapi tidak ada yang utuh dalam ruang tempat hasrat tumbuh dari benci. Tidak ada yang murni saat suara perintah terdengar seperti rayuan, dan ketegangan menjadi candu yang mereka telan perlahan tanpa sadar, atau justru sengaja. Di antara perdebatan, ciuman yang tak sengaja terlalu lama, dan godaan yang selalu berada satu detik terlalu dekat, mereka mulai tenggelam. Bukan dalam cinta, tapi dalam kekacauan yang menginginkan lebih. Lebih dari sekadar tubuh. Benci dan cinta, dua hal kompleks yang bersinggungan dalam keterdiaman. Sebab dalam diam, suara paling keras justru bergelora, dan dalam kebencian, hasrat menemukan gema terindahnya. Echoes of Silence - cinta tak pernah seangkuh ini.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan