Story cover for Satu (Selesai) (Completed) (Tamat) (END) by Acrapa
Satu (Selesai) (Completed) (Tamat) (END)
  • WpView
    LECTURAS 60
  • WpVote
    Votos 75
  • WpPart
    Partes 15
  • WpView
    LECTURAS 60
  • WpVote
    Votos 75
  • WpPart
    Partes 15
Concluida, Has publicado sep 15, 2021
Jika kamu mencari manusia paling setia di bimasakti, mungkin akulah orangnya. Bukan karena aku baik, bukan karena aku alim ataupun romantis, tetapi karena aku mudah lelah. Bagiku menjaga hubungan dengan satu orang saja begitu melelahkan. Jangankan itu, menjaga hubungan dengan sahabatku saja terasa begitu lelah, apalagi dengan orang yang tak ada sejarah. Jadi jika kamu berpikir aku akan menjalin hubungan dengan perempuan lain, maka bayangkan saja betapa tersiksa dan lelahnya diriku.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Satu (Selesai) (Completed) (Tamat) (END) a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Menyesal Telah Menyakitimu cover
Have a Nice Dream [Completed] cover
Farellio's [SELESAI] cover
Kisah di usia muda cover
Relakan Aku Pergi cover
Unfinished Goodbye cover
TELL ME ,.WHY? cover
40 Menit cover
The Other Side [Telah Difilmkan & Diterbitkan] cover
Here I'm Waiting For [You]~(END) cover

Menyesal Telah Menyakitimu

20 partes Continúa

"Aku nggak mau susui bayiku, aku takut dia ketagihan dengan asiku, dan aku mau... mama dan papa mengaku kalau bayi itu adalah anak mama dan papa, anak kandung mama dan papa, dan bayi itu adalah adikku! Bukan anakku!"ucapnya amat tegas, mau tak mau, rela tak rela dan semua ini terjadi karena seorang pria bernama Bian yang sudah menyakitinya sebegitu dalamnya, memanfaatkannya, menipunya dan terakhir... pria itu mengkhianantinya, menduakannya dengan cara menikah lagi.... Jadi, wajar aja kan, Nina yang baru berumur 19 tahun, tak mau repot dan malu, mengaku kalau bayi merah yang baru dia lahirkan adalah anaknya! Tapi, bayi itu adalah adiknya! *** "memang apa yang kamu harapkan,? di cintai, di sukai olehku secara murni? sadar diri, Nina. Kamu hanya gadis kampung yang beruntung dinikahi pria kaya kota sepertiku! Berterimakasihlah pada tubuhmu, berkat dia aku sudi melirik denganmu." Nina hanya diam, tak membalas ucapan Bian, pikirnya tidak usah mengotori mulut untuk membalas ucapan jahat pria itu. Cukup menjauh, menghilang, agar tak melihat pria bajingan itu lagi, itu yang harus dia lakukan. sesegera mungkin!