friendzone [End]

friendzone [End]

  • WpView
    Reads 354
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 26, 2021
Rian Alamsyah hanya seorang laki laki biasa yang tidak punya keahlian yang lebih palingan cuma bisa main basket doang sama hobinya ngeledekin alifia iya alifia temannya dari sd sampai sma. Mereka sebenarnya sudah satu sekolah sejak tk kedua orang tua mereka juga dekat,mereka juga tidak menyangka kalo persahabatan mereka sampai sekarang memang takdir tuhan itu tidak ada yang tahu. Rian dan alifia juga sering disebut sebagai sepasang kekasih sama semua orang yang mereka temuin termasuk bang arsen sendiri kakak nya alifia "fia?"ujar arsen sambil menatap alifia dengan lekat "Kenapa bang?"jawab alifia sambil menatap abangnya juga "Luh tau kan,kalo laki laki sama perempuan sahabatan gak mungkin gak ada perasaan"alifia yang mendengar tuturan bang arsen seketika terdiam beberapa detik sampai akhirnya ia kembali bicara "gua tau kok,lagian juga gua gak ada perasaan apa apa sama dia"jawab alifia sambil menatap langit malam dengan nanar "Yakin?mustahil sih luh sama dia tuh ya udah dari kecil sama sama gak mungkin gak ada perasaan apapun,pikirin baik baik lif"timpal arsen sambil meninggalkan alifia sendirian di balkon tersebut. Alifia hanya bisa terdiam sambil menatap langit malam,ia juga binggung akan perasaan nya ini pada rian. "Kalo pun gua suka sama dia,gua cuma bisa nunggu bang"ujar alifia pelan "Ini yang gak gua suka jadi perempuan,kalo suka sama orang cuma bisa nunggu"timpal nya lagi Jadi tetap mempertahankan atau melepaskan??
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We Can't Be Friends
  • THE BACHELORS [TAMAT]
  • Possesive Playboy
  • Guratan Kehidupan
  • Friendzone Stuck
  • There's Love In My Friendzone
  • K.A.V
  • Aku yang Ada Di Antara Kalian (Sudah Revisi)
  • Heart Breakers

"Bee, inget ya lo nggak boleh jatuh cinta sama gue, soalnya diliat-liat gue makin hari makin ganteng ini, ngeri lo khilaf" -Satriya Arbi Narakha "Boro-boro khilaf, Sat! Liat muka lo aja mual gue. Lagian siapa yang mau sama cowok playboy tengil kayak lo? Yeuuuu! -Xabira Salsha Aruni Kemudian, Xabira termakan omongannya sendiri. Terlalu sering bersama membuat perasaan gadis itu mulai berubah dan melewati batas pada Satriya, hingga sampai ia merasakan benih-benih cinta terus bertumbuh di hatinya. Namun sayangnya, Satriya telah menyimpan rasa pada perempuan lain yang bukan dirinya. Dan kemarahan Satriya saat mengetahui tentang perasaan Xabira seperti memukul mundur dirinya untuk bergerak ke arah lelaki itu. Bagaimana kisah mereka? Akankah Xabira mengalah dan mengubur kembali perasaannya demi menjaga pertemanan? atau justru maju dengan resiko kehilangan sahabat sekaligus cintanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines