Hopeless

Hopeless

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 2, 2022
Apa yang kalian lakukan jika menjadi Saschaara? Memberontak? Pasrah? Atau hanya berdiam diri menunggu keajaiban datang? Disiksa, dipukul bahkan diludahi oleh Ayah kandungmu sendiri. Menjadi bayangan sosok Ratu Ameera Witjaksono, adikmu yang mendapat kasih sayang dan cinta segenap jiwa oleh keluarganya. Keluarga yang sama denganmu. Selamat datang di dunia Saschaara. ------------------------------------------------- Brakkk Satu tendangan kuat mendarat di perut Saschara yang masih berbalut seragam putih abu-abu kusut miliknya. Cap sepatu ketiga dari Ayah kandungnya itu membuat seluruh makanan yang ia santap siang tadi terasa diaduk dan berlomba naik ke tenggorokan untuk meminta dikeluarkan dari lambungnya. Ia hanya bisa membekap mulut dengan menahan rasa mual, perih, dan sakit yang ia rasakan. Sekujur tubuhnya kini lebam. Mungkin luka membiru yang ada pada punggungnya kini kembali memiliki teman. Luka baru yang diberikan Sang Ayah tak ada apa-apanya dibanding rasa kecewa dan emosi dalam hatinya. Peringatan! Cerita ini mengandung kata-kata kasar dan adegan kekerasan. Mohon bijak dalam memilih bahan bacaan. Bila terjadi kerugian mental psikal pada pembaca bukan tanggung jawab penulis.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELOURA [Proses Revisi]
  • CLOSER
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Breathe
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Let Me Love You Longer
  • Back For Me (Completed)
  • Paradise

------------------------------------------------------------------- "Anjir!" Eloura tersentak kaget ketika merasakan bahunya ditabrak dengan kuat oleh seseorang dari belakang. Untung saja ia hanya oleng, tidak sampai terjatuh. "Sorry sengaja, lain kali diulang." Eloura menggeram kesal. Meski orang itu sedang membelakanginya, ia tetap mengenal betul suara siapa itu. "Mau lo tuh apa sih?!" Orang itu pun berbalik badan. "Mau gue? Ya gangguin lo lah! Apa lagi emang?" ------------------------------------------------------------------- *Jika kalian berpikir cerita ini hanya tentang percintaan anak remaja, maka kalian SALAH BESAR. Percintaan, persahabatan, kekeluargaan. Ketiganya bercampur menjadi satu di sini.* ⚠ Nama, tempat, dan peristiwa hanyalah fiktif belaka. ⚠Typo dan bahasa kasar bertebaran. ⚠Mengandung kegilaan dan beberapa adegan kekerasan yang tidak patut ditiru. Kalau di cerita ini kalian banyak menemukan kejanggalan, tolong kasih tahu ya? Jangan dihujat plis👉👈 Authornya masih amatiran. Saran atau masukan dari kalian akan sangat-sangat berharga buat aku. Makasiii💗

More details
WpActionLinkContent Guidelines