Oh, My Giant [END]

Oh, My Giant [END]

  • WpView
    Reads 209,197
  • WpVote
    Votes 28,013
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadComplete Sat, Dec 3, 2022
Di tengah pelariannya Caca bersembunyi dalam sumur tua. Namun, ia tak menyangka kalau sumur itu menghubungkannya dengan dunia lain. Tempat asing yang menganggapnya sebagai hadiah dari persembahan. Walhasil Caca kembali melarikan diri. Caca pikir dianggap sebagai hadiah persembahan adalah hal paling gila dalam hidupnya, tapi ternyata ada hal yang lebih gila daripada itu. Bertemu Timun Mas dan Raksasa. Serta mengetahui benang merah yang menghubungkan antara Timun Mas, Raksasa, Hutan Sunyi dan Sang Raja. *** Cerita ini diadaptasi dari dongeng yang berjudul Raksasa dan Timun Mas.
All Rights Reserved
#82
raksasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dewi Tara : The Mystical Forest
  • The Eternal Country (3) : Curse from the Past (√)
  • Di Antara Simpul yang Tak Terlihat
  • Bawang Merah & Bawang Putih [END]
  • Garis Singgung Dua Dimensi
  • Little Gelandangan and Her Daddy Werewolf
  • Poison Of Love
  • Cemoro Geni [TAMAT]

"Jika suatu hari langkahmu kembali kehilangan arah, ingatlah satu hal. Bahwa di Medang, ada sebuah dermaga yang akan setia menanti." Dewi Tara, putri penguasa lautan dari Sriwijaya, terdampar di rimba tak bernama. Ditengah belantara yang seakan tak berujung, ia menemukan seorang pria dengan sorot mata setajam cakrawala. Ialah Samaratungga, Maharaja muda dari Medang yang tersesat di tanahnya sendiri. Dibawah naungan pepohonan purba, diantara desir angin yang membawa bisikan lirih mantra lama, keduanya menapaki jalan kembali menuju peradaban. Bersama, mereka menghadapi makhluk-makhluk yang namanya hanya hidup dalam lontar kuno. Diantara riak ombak dan rimbun hutan, diantara tahta dan takdir. Sebuah kisah mulai berbisik di relung hati. Getaran yang tak seharusnya ada. Selembut desir angin laut, namun seteguh akar yang mencengkeram bumi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines