Story cover for Al-El by Luaaaakwhiteee
Al-El
  • WpView
    Reads 350
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 350
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Sep 15, 2021
Ini tentang gua.
Gua yang tidak sempurna, gua yang munafik dan gua si pembohong yang besar.
Terserah kalian mau panggil gua apa yang jelas gua ngelakuin semua ini karena gua gamau memperlihatkan diri gua yang rapuh bahkan sangat rapuh.

Prangg....
Suara-suara benda berjatuhan sudah tidak biasa aku dengar bahkan makian dan bentakan semua itu sudah seperti hal biasa yang aku dengar.

" APA KAMU MASIH BISA SAYA HORMATI KALAU KAMU SAJA TIDAK PERNAH NGEHARGAIN SAYA SEDIKITPUN?HAH hiks..."bentakan itu disertai tangisan

" AKU TANYA BALIK APA KAMU GABISA PERCAYA SEDIKIT SAJA  SAMA AKU BISA GA? BISA NGGAK.. "  Dia menjawab dengan berteriak 

Aku yang niat akan memejamkan mataku aku urungkan.
Aku sakit hati,aku depresi tiap hari aku hanya mendengarkan mereka bertengkar.

Apa kalian gasadar kalau dengan kalian kaya gini itu bikin aku tambah menderita, aku juga sakit hati aku sedih aku tersiksa.
KENAPA TUHAN KENAPA??....

Sampai pada suatu saat hal yang tidak pernah terlintas dalam otakku terjadi dan disitulah duniaku hancur. 
Aku kecewa, aku marah, aku sedih dan aku BENCI.

ini sisi terpuruk aku sampai suatu saat aku bertemu DIA 
DIA yang dingin, angkuh, nyebelin, pemaksa dan tak tersentuh.

"Gua punya dua pilihan buat Lo dan Lo harus pilih salah satunya"kata DIA

"Apaan buruan gua gaada waktu ngomong sama lo"kata gua
"Lo jadi pacar gua atau jadi istri gua"

Gua melototkan mata gua 
"WHAT?? apa-apaan pilihan macam apa ini"kata gua syok

"Kalo Lo gamau pilih gua kasih hukuman"ucap DIA tidak terbantah

"Sejak kapan Lo banyak omong? Apa hukumannya?"gua bertanya

"Lo HARUS jadi pacar gua gaada penolakan gua gasuka dibantah"kata Dia.

Dan Yap disitulah hari-hari buruk gua berubah ceria kembali.



                                                       •••••
Selamat membaca bestiii
Semoga suka🖤
All Rights Reserved
Sign up to add Al-El to your library and receive updates
or
#73besti
Content Guidelines
You may also like
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
You may also like
Slide 1 of 10
BarraKilla cover
BRINCA cover
dimana janji tersebut cover
KIARA [End] cover
Lembaran Coretan  cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
Should be Remember  cover
"MY BOY MY ENEMY" (ON GOING) cover
about us and him ✔️ cover
Bagaimana hari ini? (END)  cover

BarraKilla

64 parts Complete

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!