Letterlijk - One Shot

Letterlijk - One Shot

  • WpView
    Membaca 14
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadLengkap Kam, Sep 16, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Maaf..." lirihnya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#313
day6
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Mulih (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • EINSTEIN [END]
  • Sweetly Tied
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • The Last Yes!
  • Círculo del Destino
  • The Mafia's Sinful Obsession

GPH Giandra Abisatya Soetjipto, penerus adipati Danadyaksa, tahu bahwa jalan hidupnya sudah ditentukan jauh sebelum ia sempat memilih. Yang tidak ada dalam ekspektasi Gian adalah bertemu dengan Aurea Danika, seorang Senior Consultant dari Jakarta yang sedang rekreasi bersama teman-teman kantornya ke Pura Danadyaksa dan tiba-tiba masuk ke perpustakaan milik pura yang seharusnya tidak terbuka untuk umum. "Dan aku dengan enaknya manggil kamu Gian gitu aja? Aku bakal kena hukum adat kah, Gi? Eh, Gusti?" "Santai aja, Re. Temen-temenku juga udah tau aku siapa tapi masih manggilnya Gian, kadang Bro, kadang Nyet, kadang-serius, Re. Aman aja. Masyarakat Solo aja juga kadang manggilnya Mas, kok. Gapapa, ini bukan zaman kerajaan dulu." Dari perpustakaan tua ke Pasar Gede, dari malam-malam di ruang kerja hingga sarapan bersama keluarga yang tidak pernah mereka rencanakan, Rea dan Gian menemukan sesuatu yang tidak mereka cari. Tapi di balik tembok Pura Danadyaksa, ada kepentingan yang lebih besar dari perasaan dan harga yang harus dibayar untuk setiap pilihan yang dibuat. Mulih : Pulang, kembali ke rumah (Illustrations of Rea and Gian were drawn by @hi.buttery on Instagram)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan