Tell Me

Tell Me

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 16, 2021
(follow) Sederet kisah senja yang berakhir sendu Berakhir dengan rasa sakit yang menjadi benalu. "Gue suka sama ka Aksa" "Hah?demi Nath?mas-" "Jangan pernah suka ke gue" _____ Ini tentang waktu yang berada di fase mencintai, cinta yang mati dari seseorang yang tak kenal waktu. "Ini waktu ka, diwaktu ini gue lagi suka sama ka Aksa, tapi entah waktu selanjutnya, gue masih hidup atau ga" "Gausah bawa hidup, ini waktu, bukan hidup" _______ Proses mencintai lebih cepat dari pada metamorfosis kupu-kupu, akan ada suatu waktu untuk seseorang membalas cinta seseorang yang sudah mati. "Gue ga bakal pernah suka sama lo" "Waktu ka, siapa tau kalau gue mati lo baru suka sama gue" _______ "Jangan jadi orang brisik, ga semua orang suka itu" "Dimasa depan pasti lo brisik, ka" ______ "Kadang mikir, kalau suatu saat ka Aksa suka sama gue, gue bakal gimana?" "Jangan berekspektasi tinggi" _______ Vote komennya ya, terimakasih ( cover by: pinterest)
All Rights Reserved
#810
muslimah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • Stres In Life
  • dimana janji tersebut
  • Sincere (Nara)
  • "MY BOY MY ENEMY" (ON GOING)
  • Dear Aksa
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Feel My Heart, Neo [Na & Neo]
  • [5] Unforgettable Love
  • RAESHA (Revisi)

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines