Satu Purnama

Satu Purnama

  • WpView
    Reads 10,556
  • WpVote
    Votes 625
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 18, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
Setiap hari Hanna merasakan ada pelukan hangat di tubuhnya. Tiba-tiba ia melihat sebuah gelang mengerikan berbandul taring merah darah yang melingkar di pergelangan tangannya. Beberapa kali ia buang karena dianggap membahayakan hidupnya. Tapi, gelang itu terus kembali menancap di tempat semula. Gelang itu berasal dari makhluk aneh yang terus mengikuti Hanna di setiap langkah kakinya. Siapakah makhluk aneh itu? Apa misi dari makhluk aneh itu? Kenapa harus Hanna yang terlibat dengan dunia mengerikan seperti itu? Apa yang harus Hanna lakukan?
All Rights Reserved
#29
dukun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 1. Imah Leuweung - Rumah Hutan
  • Dunia lain
  • RARE BLOOD (TAMAT)
  • The NECROMANCER
  • Kingdom In Ashes
  • Pertempuran Tanah Jawa
  • AVARITIA
  • The Black Moon
  • Teror Leak (Selesai✔)

Aku kembali dan mengambil sebuah pisau dan menusukan ke jantungku untuk mengakhiri semua rasa sakit ini. Namun apa yang terjadi? Aku tidak mati! Setiap luka yang kugoreskan ke tubuhku kembali hilang. "Nyawamu adalah milikku! Kamu tidak akan mati sampai tiba saatnya kau dan aku di bakar di api neraka !" Ucap sesosok makhluk yang mengikat perjanjian denganku. "Apa maksudmu? Aku sudah menyerahkan tumbalnya?" Jawabku dengan penuh tangis. "Kau pikir masih ada tempat di akhir zaman, untuk mereka yang bersekutu dengan iblis? Nikmati saja hidupmu di dunia dengan kepastian Neraka telah dijanjikan bagimu" Balas makhluk mengerikan yang saat ini berdiri di depanku. Setan itu memanggil sekutunya untuk menjaga tubuhku, dia mendiami Imah Leuweung tempatku memanggilnya dan terus meminta tumbal atas dosa yang telah kuperbuat...

More details
WpActionLinkContent Guidelines