Mencintai Langit yang Tinggi:
Tujuh tahun yang sia-sia, digantikan dengan satu nama yang tertulis di Lauhul Mahfudz.
Tujuh tahun pacaran ternyata tidak menjamin berakhir di pelaminan. Bagi Maula, dunianya runtuh tepat saat ia sedang tertatih-tatih menyelesaikan7 bab akhir skripsinya. Di tengah tumpukan revisi yang tak kunjung usai dan hati yang patah berkeping-keping, Maula dipaksa bertahan sendirian dalam badai terberat di masa perkuliahannya.
Sampai akhirnya, semesta mempertemukannya dengan Ikhsan.
Awalnya, Ikhsan tampak seperti cowok biasa di mata Maula mungkin hanya orang asing yang kebetulan hadir di waktu yang tepat untuk membantunya bangkit dari keterpurukan skripsi dan trauma patah hati. Sikap Ikhsan yang tenang, bicara7nya yang tertata, serta caranya menghormati perempuan perlahan-lahan menyembuhkan luka lama di hati Maula.
Namun, kejutan besar itu datang belakangan. Maula baru menyadari bahwa laki-laki yang mulai mengisi hari-harinya itu bukan orang sembarangan. Ikhsan adalah seorang santri yang lekat dengan dunia dars dan kitab kuning-sosok yang dunianya berbanding terbalik dengan Maula yang masih tertatih-tatih mencari arah.
Saat rasa cinta mulai tumbuh, dinding insecure itu meninggi. Sanggupkah Maula yang hatinya baru saja hancur, memantaskan diri untuk menggapai Ikhsan-sang 'langit yang tinggi'?