Si Jamil & Si Juni

Si Jamil & Si Juni

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 20, 2021
Juni, gadis 16 tahun dan Jamil 17 tahun, kakak kandung Juni. Mereka bersekolah di tempat yang sama. Memiliki tubuh gemuk membuat Juni sering mendapat ejekan dari teman-temannya, hingga menjadikan Juni merasa tidak percaya diri. Sedangkan Jamil geram dan berusaha memasukkan Juni ke dalam ekstrakurikuler Paskibra. Keputusan Jamil membuat adiknya kesal serta mencari cara untuk membalas kekesalannya. Apa jadinya ketika Juni telah mengikuti kegiatan Paskibra sekolah? Mampukan dia menemukan cara untuk membalas dendam kepada Jamil?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamu itu milikku!
  • Kertas Buram Penuh Warna
  • My Junior My Husband (COMPLETED)
  • Fake Nerd Girl (COMPLETED)
  • YATF Reinata✓
  • Gardenia | END
  • Selfish Love [√]
  • Dalam Rintik yang Sama
  • DAMARA [END]
  • Kisah Yang Tak Berakhir

Syahrul Himawan, siswa kelas 11 yang dikenal sebagai anggota Paskibra paling disiplin di sekolahnya. Tegas, penuh semangat, dan selalu mengutamakan kedisiplinan. Baginya, Paskibra bukan sekadar ekstrakurikuler, melainkan sebuah kebanggaan yang harus dijaga. Di sisi lain, ada Yusuf Maulana, siswa yang sama-sama berada di kelas 11, tetapi lebih dikenal sebagai anak Pramuka yang ceria dan fleksibel. Dia punya bakat memimpin, tangguh dalam bertahan di alam, dan selalu menemukan cara untuk beradaptasi dalam situasi apa pun. Namun, ada satu masalah-lapangan utama sekolah. Setiap sore, Paskibra dan Pramuka selalu bersaing untuk mendapatkan tempat latihan. Syahrul dan Yusuf sering beradu argumen tentang siapa yang lebih pantas menggunakan lapangan. Persaingan mereka hampir menjadi bagian dari rutinitas sekolah, dengan masing-masing tim mendukung pemimpinnya. Hingga suatu hari, sebuah tragedi terjadi. Sekolah mereka hampir gagal mengirim perwakilan ke ajang lomba tingkat nasional karena ketidakseimbangan jumlah anggota di kedua ekstrakurikuler. Keputusan besar pun diambil: Paskibra dan Pramuka harus bergabung menjadi satu tim untuk mewakili sekolah. Awalnya, Syahrul dan Yusuf menolak keras. Bagaimana mungkin dua kubu yang selalu bersaing harus bekerja sama? Tapi seiring waktu, dalam setiap latihan dan persiapan, mereka mulai memahami satu sama lain. Yusuf menyadari bahwa di balik sikap tegas Syahrul, ada ketulusan dan kerja keras yang luar biasa. Syahrul pun perlahan melihat bagaimana kepemimpinan Yusuf yang santai tapi efektif bisa menyatukan tim mereka. Di tengah perjalanan itu, perasaan aneh mulai tumbuh dalam hati Syahrul. Setiap kali Yusuf tertawa, setiap kali mereka beradu pandang, ada sesuatu dalam dirinya yang bergetar. Rasa yang tak pernah ia duga sebelumnya-jatuh cinta pada seseorang yang selama ini ia anggap rivalnya. Akankah perasaan ini tersampaikan? Ataukah mereka akan tetap menjadi dua pemimpin yang hanya disatukan oleh sebuah tragedi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines