Aileen

Aileen

  • WpView
    Reads 154
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 23, 2023
Mungkin memang harus bersembunyi dari berbagai permasalahan dan memilih menghilang dari kenyataan. "Aileen juga nurutin kemauan Papah untuk panggil Papah 'om' didepan banyak orang." Aileen Nathania Zeline, hidupnya selalu ditutupi topeng kehidupan. Satu nama yang selalu menjadi boomerang di hidupnya dan selalu mengambil kebahagiaan miliknya. Seakan semua mata menatap nya sebagai pusat dan tak ada yang menatap dirinya meski hanya sesaat. "Lo boleh ambil semuanya dari hidup gue, tapi tolong jangan ini," Derasnya air mata itu seakan memohon pada seseorang yang berdiri tepat di depannya. Mungkin topeng ini memang harus Aileen pakai, tetapi entah sampai kapan. Selamanya, atau membukanya dan kehilangan segalanya. "Lo lagi ngapain? Gue izin tidur di kamar lo ya, gue kangen lo. Gue cape sama semua ini, kenapa harus lo yang pergi, kenapa harus gue yang hadepin ini semua sendirian. Gue kangen lo, lo dateng dimimpi gue ya. Gue pengen peluk lo, meski cuma sebentar dan hanya bayangan." Selamat tinggal, Aileen
All Rights Reserved
#800
ceritafiksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Starlight (Sudah Terbit)
  • Take A Break
  • LENATHAN (hiatus)
  • Karena Kamu Rumahnya
  • ALENIA dan Dua Dunia
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]

Jilan Agatha. Sifatnya susah diatur dan tak mau diatur, berbanding terbalik dengan kembarannya. Jilan panggilannya, kelakuannya jauh dari kategori 'baik.' Pulang malam sudah menjadi rutinitas rutin dalam hidupnya. Mempunyai saudari kembar yang tak selurus membuat Jilan mati rasa! Jinan Agatha, itu adalah kembarannya. Jilan menolak keras untuk mempunyai baju couple bersama Jinan. Bagaimana tidak, baju yang mereka gunakan sedari kecil sama semua yang membedakan hanya warna dari baju tersebut. Ralat, bukan hanya baju saja, tetapi semua barang-barang yang melekat di tubuh mereka selalu sama. Axel Marchelino. Cowok itu berhasil membuat Jilan dan Jinan berada pada fase cinta segitiga. Mencintai cowok yang sama adalah bagian awal dari kisah cinta remaja mereka. Dimulai dari rasa cinta hingga pengorbanan yang tak terhitung mengalir begitu saja. Merelakan rasa sakit demi melihat orang yang di cintai bahagia. Apalagi Jinan yang belum pernah merasakan cinta masa remaja. Seperti air, semuanya mengalir begitu saja. Pengorbanan, rasa sakit, sayang dan kebahagian telah dilalui. Hingga akhirnya salah satu mengalah demi kebahagiaan yang sang kembaran. -Ketika aku mencintaimu dengan tulus, namun dia mengatakan lebih mencintaimu dari apapun. Aku ikhlaskan, untukmu, aku rela- SELAMAT MEMBACA❤ **** WARNING: BANYAK KATA-KATA KASAR DALAM CERITA! #3 in teenfiction #6 in fiksiremaja

More details
WpActionLinkContent Guidelines