Merpati untuk Raskal

Merpati untuk Raskal

  • WpView
    GELESEN 41
  • WpVote
    Stimmen 13
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Feb. 19, 2022
"Telanjang di tempat umum, gue kasih lo sepuluh juta." "Tambah lima juta, untuk ciuman yang bisa lo dapet." Radenaka Pangestu Kalingga harus menelan masa remajanya sia-sia dengan terlibat berandal kriminal seperti Saloka Deraskal. Terjebak hingga tahun akhirnya bersekolah tak membuatnya takut sedikitpun pada sosok tempramental itu. 2 tahun bersama membuat Kalingga mengetahui fakta baru jika Raskal bukanlah sekedar berandal, dia lebih dari banyak prasangka. Hingga ketika malam sabit Desember lalu menyapa. Saat purnama awal di tahun baru bersua, ketika Kalingga dan Raskal diserang babak penuh dusta. Keadaan berhasil menghentikan semua yang terjadi sesuai tarik ulur semesta. Karena ternyata, Raskal adalah bagian terburuk selama keberadaannya masih berputar di dunia Kalingga.
Alle Rechte vorbehalten
#10
skuadidol
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL
  • CANTIKA
  • ALGRAVANO
  • AKSARA (PRE-ORDER)
  • AILAH(END)✅
  • Gema Hati Muda [ SELESAI]
  • Transmigrasi Adella
  • Arion (End)

Sekolah. Sekedar ladel atau judul untuk bangunan yang menjulang tinggi yang menerima ratusan remaja yang katanya menuntut ilmu pendidikan. Apa itu sekolah? Yang ia tahu tempat ini adalah jelmaan neraka atau versi terbaru, kecilnya. "Lo!!! Benar-benar licik!!" Teriakan itu meledak ke udara penuh emosi yang tidak bisa di jelaskan. "Hahahaha." Tertawa menggema, palsu, dan nyaring. Tangan terangkat menghapus jejak air mata gaib, padahal tidak ada air mata yang turun dari netra cokelatnya, mata itu kering tangis itu hanya sandiwara. Tawanya padam secepat kilat, seketika wajah itu berubah serius, seolah tidak pernah mengenal tawa. "Thanks for the praising to me." Wajah yang tadinya tertawa ceria langsung tergantikan dengan wajah yang berubah dingin, bahkan aura mengintimidasi mencekam lawan. "Gue nggak suka basa-basi," katanya pelan tapi menusuk. "Keluar dari sekolah ini dan point nilai lo untuk gue! Atau......." Senyumnya miring dan beracun terukir. "Scandal lo gue sebar," tersenyum smirk. Menatap wajah gadis di depannya yang sudah pucat. "Lo ngancem gue??" Sebisa mungkin siswi bernama Velena itu terlihat berani. Ia tidak mau kelihatan takut di depan gadis dengan tai lalat di ujung mata kanannya itu. "No!" "Hanya memberikan saran," ujarnya santai." Saran gue ini bagus, nyelametin lo dari rasa malu, kedepannya."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien