"Lo suka sama dia?"
"Kayaknya udah ditahap cinta deh."
"Gue harap hati lo kuat hadepin cewek kayak dia."
Vanesha, gadis ambis, ketos, pintar, cantik, penuh pesona, model, kesayangan guru. Siapa yang tidak kenal dia? Cewe terpintar di sekolahnya yang terkenal cuek, galak, taat aturan, dan sangat mengutamakan kedisplinan. Sifatnya yang seperti itu kerap dia tidak disukai oleh teman-temannya.
Hingga saat dimana gadis itu bertemu dengan Michaell, cowok usil, petakilan, tidak tahu malu, multitalent, dan playboy yang sedikit merubah cara berpikir Vanesha.
-------
"CTRL+S, kalau di komputer itu berfungsi buat menyimpan kan? Sama kayak gue yang menyimpan hal apapun tentang Vanes. Lagu ini gue persembahkan buat dia."
- Amanda Vanessa Alvadira
"Hingga pada akhirnya aku mengerti. Kehadiranku tidak pernah di inginkan dan rasaku berhenti hanya sebatas mengagumi entahlah aku merasa sakit untuk kesekiankali. Lagi lagi dan lagi."
- Kevino Aditya Rafasya.
"Sampek akhirnya gue bener benerin, di nyesel."
Vanessa dan Kevin dua insan yang sudah terikat dalam satu hubungan yaitu pertunangan. Vanessa gadis cantik yang tak pernah menunjukan pada dunia bahwa hati nya hancur saat melihat tunangan nya sendiri harus bermesraan bahkan bergonta ganti pasangan setiap hari nya.
Tapi siapa yang tau bahwa hati gadis manis itu benar benar hancur.
Sedangkan, Kevin cowok tampan yang tingkat ke playboyan nya sudah tingkat tinggi. Dengan tega nya menyakiti hati tunangan nya sendiri tanpa rasa iba sedikitpun.
- Agista Areka Alvardara
"Gak ada yang bener bener adil dbi dunia ini."
Agista gadis cantik yang terkenal dengan sebutan bad girl di sekolahnya, Agista adik dari gadis manis yang tak lain adalah Vanessa. Agista benar benar benci pada Vanessa karena kecantikan dan segala hal yang ada di Vanessa!
Agista selalu menganggap kehidupan Vanessa layak nya di surga dan menganggap kehidupannya sendiri layaknya di neraka.
Tapi mereka semua tidak pernah ada yang tau bagaimana keadaan hati Vanessa gadis cantik dan manis yang selalu disakiti semua orang yang dia sayang