Di usia 29, Sarajati Ananta Pramoedja tak punya banyak pilihan. Dalam budaya keluarganya, menikah sebelum kepala tiga adalah kewajiban yang tak bisa dinegosiasikan. Ketika kencan buta yang diatur ayahnya mempertemukannya dengan Gracia Britney, seorang perempuan antah berantah yang baru kembali dari Turki, Jati pikir ini adalah solusi cepat untuk masalahnya. Namun, Gracia bukan perempuan sembarangan. Dia hidup dengan keinginan kuat untuk selalu pergi, yang kini justru kehilangan tempat pelarian. Pernikahan ini adalah upayanya untuk mencari perlindungan, meski dengan orang asing seperti Jati. Tapi saat satu demi satu peristiwa terjadi dalam hidup mereka, keduanya sadar bahwa pernikahan ini tidak sesederhana kelihatannya.
More details