Story cover for ZORA by caaarramel
ZORA
  • WpView
    Reads 166
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 166
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Sep 17, 2021
Siapa yang bilang jika mempunyai seorang kekasih itu menyenangkan? Nyatanya hal itu berbanding terbalik dengan apa yang Zora rasakan. 

Zora yang selalu mengalah, Zora yang selalu terabaikan, Zora yang selalu mencoba sabar dan terus menunggu waktu Alkha untuknya.

Nyatanya itu hanyalah angan. 

Kata maaf seolah sudah tak ada artinya, jika maaf bisa mengembalikan segalanya mungkin Zora akan senang hati mendengarnya. 

Kenyataan pahitnya adalah, maaf darinya hanyalah sebuah ucapan semata yang tak memiliki arti.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add ZORA to your library and receive updates
or
#23zora
Content Guidelines
You may also like
ELZEAN [On Going] by AmourlieMourense
11 parts Ongoing
[ALASKA UNIVERSE 3] "Jika kamu menyukai langit dan laut, maka kamu harus siap menerima segala jenis cuacanya dan segala bentuk pasang surutnya."-Eliza. • • • "Gue cuma milik lo, selamanya." "Lo pembohong, Kak!" • • • Tentang Xaviera Eliza Araksa yang jatuh cinta pada pandangan pertamanya untuk seorang Albara Zeandra Rajasa. Meski Liza yang lebih dulu jatuh hati, namun nyatanya Zean lah yang mati matian berusaha membuat Liza percaya bahwa dia sangat mencintai Liza. Di saat semua yang Zean berikan sudah cukup membuat Liza percaya dengan cintanya, Liza malah di patahkan oleh satu fakta menyakitkan, membuatnya menjauhi Zean. Dengan susah payah Zean kembali berusaha mengembalikan kepercayaan Liza namun tak pernah lagi di anggap oleh gadis itu. Apakah nantinya Zean berhasil mendapatkan kepercayaan Liza?? • • • "Lo beruntung, Liz. Lo punya Daddy yang sayang banget sama lo. Lo punya keluarga besar yang selalu memprioritaskan lo." Eliza tersenyum miris, "Di balik itu semua, lo ga tau apa yang tuhan rebut dari gue, Sha." Hidup di dunia tanpa sosok seorang Ibu tentu sangat berat. Itulah yang Eliza rasakan. Ia di besarkan oleh Ayahnya seorang. Ibunya meninggal saat melahirkannya. Namun Eliza tidak kekurangan kasih sayang sedikit pun, karna Gaviano selaku Ayahnya mampu menjadi sosok Ayah sekaligus Ibu yang baik untuk Eliza. Eliza juga di kelilingi keluarga yang hangat dari sisi Ayah bahkan Ibunya. Ia di kelilingi teman teman yang baik. Tapi ia tetap ingin merasakan hangatnya kasih sayang seorang Ibu. "Jika kamu melihat kehidupan seseorang jauh lebih baik dan beruntung darimu, coba tanya, apa yang tuhan rebut darinya." Xaviera Eliza Araksa. DISCLAIMER! •fiksi and 100% murni karangan penulis •Ignore typo •Warning harsh word and aldult area, HARAP BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN! •All pict by pin •Setiap alur tidak ada kaitan apapun dengan face claim di real life. BE A SMART READER! •PLAGIAT HARAP MENJAUH Start: 07/01/2024 Finish:-
SLOWLY FALLING [TERSEDIA DI KUBACA] by litzisianano
10 parts Complete
Sejak awal menginjakan kakinya di SMA Gandhi Jaya, Alfa fikir hidupnya akan tenang hingga ia lulus dari SMA favorit itu tanpa gangguan, ia fikir masa SMA-nya akan berjalan dengan tenang seperti yang di bayangkan, tetapi pikirannya salah. Pertemuannya dengan laki-laki di awal ia menginjakan kakinya di SMA tersebut, membuat semuanya keluar dari ekspektasi Alfa, ia tidak menduga bertemu dengan laki-laki bernama Alexi Abraham, anak dari pemilik saham terbesar di sekolah favorit tersebut membuat ketenangannya terusik. Sekeras apapun Alfa mengabaikan rasa yang di tawarkan oleh Alexi untuknya, laki-laki itu tidak pernah menyerah untuk terus mencoba dan berusaha. Karena Alexi Abraham yakin, bahwa Alfa adalah gadis yang berbeda dari semua gadis yang pernah ia kenal, maka dari itu bagaimanapun caranya, sesulit apapun itu, Alexi tidak akan menyerah untuk mendapatkan hati seorang Alfaira Kaylani. Hingga satu kejadian yang terjadi karena kesalah pahaman, membuat jarak berada di tengah-tengah mereka, Alexi tidak ingin menyerah namun keadaan memaksanya untuk menyerah. Lantas, akankah Alexi benar-benar pasrah dan menyerah begitu saja untuk memperjuangkan gadis itu? Lalu bagaimana dengan perasaan Alfa yang selama ini sering mengabaikan Alexi setelah tahu jarak sedang ada di tengah mereka, apakah gadis itu menyadari sesuatu yang selama ini berusaha ia tepis dari hidupnya? *** Its not possibly, but maybe i have been slowly falling for you, since the first time we met. - A
You may also like
Slide 1 of 10
STUCK cover
HALOALKANA cover
When Two Hearts Collide  cover
ELZEAN [On Going] cover
Key'vin [COMPLETED] ✅ cover
Erlangga cover
SLOWLY FALLING [TERSEDIA DI KUBACA] cover
ALTAZORA (Complete) cover
ARZARA cover
Argumentasi Dimensi cover

STUCK

9 parts Complete

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.