EGO CRUSH

EGO CRUSH

  • WpView
    Reads 123
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 17, 2021
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Menceritakan pertemanan 3 wanita yang berhasil mengontrol pilihan hidupnya sendiri, sesuai dengan penerimaan masa lalunya. Wanita pertama memilih melanjutkan hidup setelah tak dianggap oleh pacarnya. Ia jadi mementingkan karir diatas hubungan asmaranya, menurutnya drama percintaan membuatnya muak. Wanita kedua berbeda, masa lalu yang pahit membuat ia dendam oleh sosok lelaki. Menurutnya, semua pria punya potensi untuk selingkuh. Pada dasarnya lelaki hanya makhluk yang mudah tergoda, dan itu membuatnya ingin menggoda semua pria. Wanita ketiga, memilih jalan hidup yang terjal. Ia memutuskan untuk tetap mencintai mantan suaminya, dan tak akan pernah menikah lagi. Hari-harinya selalu berharap bahwa ia bisa kembali bersatu, selamanya.
All Rights Reserved
#276
pertemanan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Me If You Dare
  • ELEGI ASMARA
  • Bland Love
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Friend's Zone's

Lalitya seorang cewek yang menganggap dirinya misanthrope (pembenci manusia) dan alien yang tidak terhubung dengan dunia. Dia enggak suka bersosialisasi dan lebih suka membaca buku. Seorang jomblo abadi yang takut jatuh cinta pada cowok yang salah, dia tidak tertarik pacaran apalagi menikah. Pertemuannya dengan Tristan, seorang backpacker Swedia ketika liburan di Thailand, membuat Lalitya berubah. Dia bertekad untuk tidak akan menyia-nyiakan hidupnya dan mengejar cita-citanya sebagai fashionpreneur. Dalam perjalanan untuk mengejar mimpinya, dia bertemu kembali dengan Kailash, cowok yang hanya boleh dijadikan teman dan enggak lebih dari itu. Apa jadinya kalau seorang lady killer di-friendzone-in sama cewek kutu buku? Warning!! Take at your own risk, kalau baca ceritaku karena memang bukan untuk semua orang. Cerita ini bukan buat pembaca yang masih terpaku pada stereotip gender. Mending kamu baca dongeng Cinderella, Cindelaras, atau Cinde yang lain. Ini slice of life. Jadi, jangan mengharapkan konflik dramatis dan alur cepat. Cover is taken from Pinterest and credit to the rightful owner.

More details
WpActionLinkContent Guidelines