Untuk sahabatku tercinta,
Aku tahu kamu selalu akan bersikeras menemukan gagasan didunia ini bahwa aku adalah spesies yang pantas dibilang alay; karena memang usahaku yang terus menarik perhatianmu secara berlebihan.
Dulu, aku sempat berjuang untuk mencintai diriku sendiri; menerima bagaimana aku terlahir didunia ini― didunia yang terkadang semuanya terasa lucu, konyol, kejam, menjengkelkan dan juga kadang membosankan untuk dijalani didalamnya.
Tetapi, saat aku mengenalmu. Ketidaksempurnaanku menjadikanku untuk lebih kuat dalam menerima itu semua. Kamu yang membuatku merasa lebih baik, kamu yang membuatku merasa bahwa aku pantas untuk hidup didunia ini.
Tetapi, satu hal.
Aku mencintaimu. Kamu terlihat biasa saja karena kita memang ditakdirkan untuk berteman saja, bukan?
Tetapi, satu hal lagi.
Sepertinya semua memang sudah ditakdirkan seperti ini. Kamu adalah kamu. Aku adalah aku. Aku juga tidak berhak untuk memaksa perasaan ini untuk menerima balasan yang sama.
Sampai, suatu malam kamu menatap mataku dalam ditengah suasana yang dingin dengan lampu-lampu kamar yang terang lalu kembali gelap, terang lau kembali gelap. Kamu mengunci mataku. Lalu, seketika saat itu, kamu―
Apa maksudmu?
― romansa '16
Kebahagiaan yang aku miliki ada padanya,Dia yang membuat hidup ku jauh lebih berwarna.Kasih dan sayangnya menjadi candu tersendiri untuk terus kunikmati.
Satu hal yang harus aku ingat!dia hanya seorang sahabat dan tak mungkin bila cinta menghancurkan segalanya..
Tapi kita tak kan pernah tau,cinta hadir untuk siapa kan?Pun skenario Tuhan tak bisa terelakkan...
So,apa salah sahabat jadi cinta?Menurutku Tidak!
Akankah persahabatan ini terus berjalan?atau akan berakhir ditengah jalan?Entah karna hadirnya cinta atau bahkan orang ketiga?
Jika memang ada cinta diantara kita,biarkan ini berjalan dan jangan pernah untuk mengakhiri apa yang seharusnya tidak engkau tinggalkan.
Dan jika ada orang ketiga diantara kita,ijinkan aku ikhlas menerima,bila kebahagiaanmu memang ada pada dirinya.Tapi kumohon jaga hatiku bila cinta ini mulai tumbuh,untuk sementara waktu atau untuk selamanya aku pun tak tau..
Aku harap itu semua hanya mimpi.karna aku tak ingin terlalu jauh untuk tersakiti.Bila rasamu hanya menyayangiku tanpa menuntutnya lebih,biarkan aku memendam rasa ini agar tak terlalu dalam untuk menyayangimu jauh sebelum cinta itu hadir..