"Ampun pahh hiks." jeritan dan isak tangis Carissa lagi-lagi membuat siapapun yang mendengarnya akan merasa iba. "DASAR ANAK BODOH." Makian lelaki paruh baya itu juga masih tetap menggema di dalam ruang kamar putrinya. Ia tidak sadar bahwa perkataan dan perilakunya lagi-lagi telah menciptakan goresan luka di hati putrinya. Terus-terusan ia menyakiti tanpa tau putrinya begitu menahan sakit akibat ulahnya. ..... "Makan atau gue suapin." Ucapan remaja laki-laki itu dengan wajah datarnya membuat Carissa segera menoleh dengan tatapan sinis ke arahnya. "Ck. Iya-iya, maksa banget jadi orang." Jawabnya dengan kesal. Jangan lupa mampir!! Nantikan kelanjutannya dan jangan lupa vote juga komen ya guys;) Typo bertebaran. Jika ada kurang mohon maaf:)All Rights Reserved
1 part