Our story' [On Going]

Our story' [On Going]

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 19, 2021
[Follow sebelum membaca] Shana Alice Ruby. Gadis berumur 16 tahun yang di ambil kehormatannya oleh teman dari pacar nya. Akibat kesalahan pahaman di suatu malam, ia di nyatakan hamil pada umurnya yang masih belia itu. Kehidupannya sudah hancur dari awal harus menelan pil pahit lagi karena hal ini. " Shana cuma ingin bahagia,kenapa susah sih? Kenapa takdir selalu mempermainkan hal ini? Apa memang Shana gak berhak untuk bahagia?" *║▌│█║▌│ █║▌│█│║▌║* *║▌│█║▌│ █║▌│█│║▌║*
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dishana (End)
  • ALASKALETTA
  • Memories Of Love  (SELESAI)
  • I love You Om (END)
  • BABY KIARA (TERBIT)
  • A Lover's Mirage [Hiatus]
  • Zhakira (ON GOING)
  • Di Usia 16(Terbit)
  • Lantas (END)
  • HOW : Husband Or Wife (PhaMi)

Ini tentang Dishana, perempuan yang memiliki nama ambigu sehingga sering menimbulkan kesalahpahaman. Ini juga tentang di sana, dimana yang terlihat tertawa belum tentu bahagia, menangis belum tentu menderita. Dishana, di sana? Terdengar sama, namun memiliki makna berbeda. _________________________________________ "Di sana...." Suara lantang dari lelaki yang berdiri di atas podium itu membuat perempuan yang merasa namanya di panggil mengangkat tangan dengan percaya dirinya. Hening, semua mata tertuju kearahnya. "Kenapa berdiri?" Tanya sang pemanggil nama dengan tatapan heran. "Kakak tadi manggil nama saya?" "Siapa? nggak tuh." "Dishana. Itu nama saya kak." "Di sana." Tekan lelaki itu menunjuk kearah ruangan di bagian itu Utara. "Di sana tempat kalian semua kumpul setelah istirahat nanti." Penjelasan lantang itu membuat seluruh orang berusaha keras menahan tawanya. Wajah Shana memerah menahan malu, berusaha keras ia menampilkan raut biasa. "Dishana." Kakak tingkat itu menatap kearah Shana dengan serius. Merasa kali ini benar dirinya terpanggil, Shana menjawab. "Iya kak?" "Di sana senang, di sini senang dimana-mana hatiku senang." Langkah santai diiringi senandungan keras meluapkan tawa tertahan semua orang di sana. Sial! Bisakah Dishana mengurus akta kelahiran dan kartu keluarga di dukcapil untuk mengubah namanya? __________________________________________

More details
WpActionLinkContent Guidelines