My Shooting Guard

My Shooting Guard

  • WpView
    Leituras 10
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, jul 9, 2022
WpInfo
Fanfic
BTS
"kenapa sih Kaka tuh suka banget sama basket sampe Kaka tuh ga kenal waktu gitu?" " Lo tau ga kalau gua mau banget tanding di NBA? Lo tau NBA ngga?" tanya Suga yang hampir saja memasang muka ngeselinnya. Clara menunduk memainkan tangannya dan menggeleng. "cita-cita gua tuh bisa jadi club basket internasional, bisa tanding di NBA. ketinggian banget emang keinginan gua. Maka dari itu gua selalu berlatih basket setiap hari. gua seneng ada di posisi sekarang ini" " sebagai shooting guard?" cela Clara. Suga mengangguk. "hmm.. meskipun postur tubuh gua pendek tapi keahlian gua dalam memasukan basket ke ring ya kaya apa yang lo liat" Suga sedikit menyombong. "iya sih" Clara menyetujui ucapan Suga. " dari basket gua banyak belajar, banyak hal yang gua pelajari" Suga kembali meneguk minumannya. " Lo tau kenapa tiang basket tinggi? supaya Lo mau berusaha dan terus mencoba. Lo dilarang takut untuk gagal. karna Lo juga bakal ngerasa gregetan gimana caranya masukin bola ke dalam ring. ga cuma itu sih, banyak hal yang ga bisa gua ceritain" ucap Suga menahan air matanya.
Todos os Direitos Reservados
#100
ceritasekolah
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • IGNITES (END)
  • Only You Can Love Me This Way (ON GOING)
  • East sky first love
  • Geo&Gia [END]
  •  At SKOOL?
  • Truth or Dare | KookV
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • DION DAN GABRIEL (BXB)
  • Naga, Jangan Bucin!「SUDAH TERBIT」

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo