SVOTEENS

SVOTEENS

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 25, 2021
Bercerita tentang kehidupan remaja di SMA. Tentu saja banyak isi cerita di dalamnya, baik kenangan manis atau pun pahit. Cerita klise tentang remaja yang berkaitan dengan geng motor, tapi tidak hanya itu, SVOTEENS adalah kumpulan remaja yang memiliki hobi lain, yaitu skateboard. SVOTEENS said, "Kini aku bagikan sebuah kisah remaja yang berkali-kali menghadapi berbagai masalah yak terduga. Disebutkan sebagai kelompok yang baik sekaligus buruk di mata sekolah." Sampai akhirnya mereka berada di ujung permasalahan rumit. Akankah Bian mampu menyelesaikannya sebagai ketua? Atau mengakhiri persahabatan mereka? Cerita ini sudah ada sebagian di NT/MT dengan 10,5k popularitas. Telah melakukan RISET sejak November 2019 Batam, 2021
All Rights Reserved
#898
geng
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MaFiKiBi Society✓
  • MORRIGAN [TAHAP REVISI]
  • AKSA BASKARA [END]
  • [RWS#2] ALASTAR
  • MAVERICKS -til the end of the time-
  • EGRYROS
  • When We Were Young
  • CEO IS MINE ✓
  • Cinta Beda Agama || Antara Masjid Dan Gereja
  • Annoying Senior [COMPLETED]

Sekumpulan geng motor yang punya pamor? Pasukan bad boy cap badak yang punya penggemar membludak? Bukan. Ini kisah tentang Perserikatan MaFiKiBi Society, yang tak pernah lelah atau menyerah untuk terus ciptakan langkah. Mat hanya ingin memenangkan olimpiade bersama ketiga sahabatnya. Akan tetapi, Mat akhirnya menyadari bahwa musuh terbesar mereka bukanlah barisan soal yang menghadang di depan sana. Dan ... ya, masa remaja ternyata tidak semudah itu untuk dilalui. Krisis identitas, kehilangan skala prioritas. Ada yang mati-matian memperjuangkan angan demi suatu pembuktian, ada yang berniat untuk berbalik arah begitu dihantam realita, ada juga yang memilih membuang mimpinya hanya untuk suatu polaritas yang tak kunjung tuntas. Benar. Semua ini masih tentang perjalanan angan yang tak berkesudahan. Sebagai pejuang mimpi, ada satu hal yang terus mereka patri dalam diri: jangan berhenti melangkahkan kaki. Karena sejatinya, mereka tahu pasti. Perjalanan panjang itu baru saja dimulai. [Cerita ini diikutsertakan dalam Writing Project Kimbab Publisher]

More details
WpActionLinkContent Guidelines