KHANDRA

KHANDRA

  • WpView
    Membaca 2,399
  • WpVote
    Vote 342
  • WpPart
    Bab 20
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Mar 24, 2023
"gak semua orang tersenyum karena bahagia" -Khandra Dia laki-laki yang hidup serba berkecukupan, hidup dengan kemewahan, namun satu hal yang tidak ia miliki yaitu 'kebahagiaan' sejak orang tuanya memutuskan untuk bercerai, Khandra memilih untuk hidup mandiri tanpa pusing harus memilih tinggal bersama bunda atau ayahnya. Dia, juga salah satu laki-laki yang merelakan seseorang yang dia cintai untuk sahabatnya sendiri, dan itu semua atas keinginannya, lantaran dia menyadari bahwa jaraknya dengan gadis itu cukup jauh, dan mustahil juga untuk mereka bersama. "Kalo dia bukan takdir gue, semoga lo yang jadi takdirnya" -Khandra
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#733
txt
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Dear of Natasya
  • what if? (END)
  • Ananda✔️
  • My Memories || ON GOING [ Hiatus ]
  • ELBITHARA
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Different [END]

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan