We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
True Love

True Love

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 19, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Tagsbadboy
Siapa si, yang gak kenal dengan Sakha Mahendra. Cowok tampan dan populer di sekolahahan Nusa merdeka. Sakha mencintai seorang gadis cantik, bernama Nayra Tarana. tapi cintanya tidak direstui oleh orang tua Nayra maupun Sakha.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ORBiT
  • My Bad Boy Senior [TELAH TERBIT]
  • Saling menunggu atau hanya aku? (Dirombak)
  • DEAR LOVE
  • AKSARA
  • La Rèussite
  • My Boyfriend?!
  • Bad Boy and [EX] Bad Girl
  • Ilham & Nayla
  • BAD BOY SEKOLAH (SELESAI)
ORBiT

Laraina tidak pernah menyangka, kesempurnaan yang selama ini diagung-agungkan di Glorios International High School justru akan menyeretnya jatuh ke titik paling gelap dalam hidupnya. Di mata semua orang, ia adalah definisi sempurna-cerdas, berprestasi, dan tak tersentuh. Namun, di balik itu, ada sesuatu yang mulai retak. Entah kesalahan apa yang ia lakukan, atau mungkin ia hanya berada di waktu dan tempat yang salah-hingga akhirnya menarik perhatian Sakha Aldegama Pradipta. Bukan sekadar tertarik biasa, melainkan ketertarikan yang berbahaya-yang perlahan menyeretnya masuk ke dunia yang tak pernah ia pahami sebelumnya. Di tengah impiannya menjadi seorang psikolog, Laraina justru terjebak dalam permainan yang menghancurkan mentalnya sendiri. Batas antara benar dan salah mulai kabur, dan senyum yang dulu tulus kini hanya menjadi topeng. Karena pada akhirnya, yang paling menyakitkan bukanlah saat ia jatuh-melainkan saat ia sadar, dia sudah terperangkap dalam sebuah Orbit bersama iblis bernama Sakha Aldegama Pradipta. Sakha menatap Laraina tanpa berkedip, senyum tipisnya terasa lebih mengancam daripada amarah. "Apa lo masih mikir bisa kabur, sayang?" Laraina mundur satu langkah, napasnya tak lagi teratur. "Aku bukan milik siapa-siapa, Sakha." Sakha tertawa pelan, lalu mendekat-terlalu dekat hingga suaranya hanya terdengar oleh Laraina. "Lo salah." Bisiknya dingin. "Gak ada cara buat lo lepas dari gue..." Laraina membeku di tempatnya. "Bahkan Tuhan pun gak bisa ambil lo dari gue."

More details
WpActionLinkContent Guidelines