Memory✓ || Nachocolice

Memory✓ || Nachocolice

  • WpView
    Membaca 60
  • WpVote
    Vote 22
  • WpPart
    Bab 9
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jan 5, 2022
NACHOCOLICE'S Karena emosi, hubungan mereka terpaksa berakhir. Sebuah keputusan yang sebenarnya tidak sepenuh hati. Tapi sayang, semuanya kandas hanya karena sepatah kalimat. "Kita putus". Sial! Nasi sudah menjadi bubur. Hingga seorang pria lain muncul dalam kedok perjodohan. Tapi lagi-lagi, kisah itu datang seakan belum ingin tamat. Haruskah ia kembali dan berdamai dengan kenangan lama atau menulis memori baru? -------------------------------- "I need you, Shen." "You just need me, not love me. I have already found a better person--Damian." "You don't love him--" "Yes, i do. Why not? He's as perfect as a prince!"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • [✓] HAZA || END
  • YOUNG MARRIED.
  • Syakila
  • JONATHAN + {Minghao}
  • Komandan Tampanku
  • 𝐙𝐈𝐍𝐍𝐈𝐀
  • First Experience
  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • 224: Today, Tomorrow, Forever
  • Sayat-Sayat Luka [Complete]

SEBELUM BACA UTAMAKAN FOLLOW! SUDAH ENDING 🎀 ROMANSA ISLAMIC🎀 🎀CINTA DALAM DIAM🎀 JODOHKU TEMAN SEKOLAHKU "Ra, aku janji suatu saat nanti aku akan melamar mu dan menikahi mu!" ucapnya. Tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba Zayyan berkata seperti itu? Aneh saja menurutku. Atau memang cintaku padanya tak bertepuk sebelah tangan. "Zay, jangan pernah mengumbar janji sebab kita tidak tau takdir akan mempertemukan kita atau tidak" ••• Haura mengenakan gaun putih yang menjuntai ke lantai, serta jilbab putih menutup dada dan juga cadar putih dengan manik-manik yang indah tak lupa mahkota yang lumayan besar itu bertengger indah di atas kepala. Sungguh anggun dan rupawan Haura saat ini. Disisi lain lebih tepatnya diruang tengah Zayyan sudah berjabat tangan dengan ayah Haura untuk mengucapkan kalimat qobul. Zayyan sudah menyiapkan mentalnya sejak semalam. "Bismillahirrahmanirrahim, saya nikahkan dan kawinkan engkau Razeidan Al-Zayyan bin Rahman Ar-Rasyid dengan putriku Haura Huzaifah binti Muhammad Assegaf. Dengan mas kawin satu unit rumah, set perhiasan dan seperangkat alat sholat dibayar tunai!" "Qobiltu nikahaha watazwijaha alal mahril madzkuur haalan!" Ucap Zayyan dengan satu helaan nafas. Saat itu juga Haura turun dari lantai atas bersama Naura dan Layla. Tak bisa dipungkiri bahwa hari ini hari yang sangat bahagia untuk Haura, bahwasanya cintanya tak bertepuk sebelah tangan. *** Yukk baca kisah perjuangan cinta mereka >> Note: Mohon maaf apabila ada kesamaan nama, tokoh dan beberapa hal yang terkait dalam cerita ini. Atas izin Allah ini semua murni dari pikiran aku:)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan