NOT ORDINARY CINDERELLA

NOT ORDINARY CINDERELLA

  • WpView
    LECTURES 15
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., sept. 25, 2021
Narcessa, gadis yang hidupnya seperti Cinderella, tapi Cinderella versi lain. Ia tidak memiliki sepatu kaca dari Ibu Peri untuk ke pesta dansa, tapi Narcessa memiliki sepatu mahal dari ayahnya yang tengah bekerja di luar kota. Jika Cinderella berhati lembut dan mengangguk ketika disuruh oleh ibu tiri, tapi Narcessa mencoba melawan dan tidak mau dijadikan budak ketika ayahnya pergi. Namun, Narcessa harus menerima konsekuensi atas penolakan dari ibu tirinya. "Malam ini, kamu tidak akan dapat makan malammu! Silakan cari keluar sendiri!" ucap Melinda, yang tak lain ibu tiri Narcessa. Narcessa hanya tersenyum miring. Tanpa membalas perkataan Melinda, ia langsung masuk ke dalam kamarnya. Ya, memang berbeda dari kisah Cinderella. Tapi, ini adalah kisah Narcessa, seorang "Not Ordinary Cinderella." *** Hai! Selamat datang di cerita pertamaku! Happy reading, Readers♡ start: 20 September 2021
Tous Droits Réservés
#842
solidaritas
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • LEARA
  • Bukan Cinderella (Sudah Ada Di Toko Buku)
  • Naura & Lukanya
  • HILANG [Segera Terbit]
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • destroyed °||on going||°
  • Amour (COMPLETE)
  •  Benci Jadi Cinta {END}
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Rannia√
LEARA

"Gue udah pernah bilang kan, jangan mainin bibir lo atau gue bener bener khilaf kali ini," bisik Lea tepat di telinga Rara. Dan boom wajah Rara seketika memanas merah padam, sialan Lea benar benar membuatnya gila. Setelah perasaan kecewa juga kesal yang di berikan sekarang perasaan senang yang ditorehkan. Setelahnya Lea manarik wajahnya dan "Jaketnya buat lo aja, siapa tau lo kangen sama gue lo bisa pake jaket gue." Melihat pipi merona gadis di depannya membuat Lea terkekeh. "Oh ya satu lagi, jangan pernah blushing di depan cowok lain. Karena gue ngga yakin iman mereka bisa sekuat gue buat ngga nyium pipi lo," Lea memang sialan setelah mengucapkan itu dia mengacak rambut Rara dan pergi ke lapangan indoor untuk melanjutkan bermain basket bersama temannya. "DASAR FAKBOI!" "HAHAHAHAHAHA OF COURSE I AM BABE!" Lea yang masih berjalan belum jauh dari Rara tergelak saat mendengar teriakan Rara untuknya. #1 Mine (2-04-20) DILARANG MEMPLAGIAT CERITA INI!! Semua orang punya karya jadi tolong hargai:)

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu