takdir fatimah

takdir fatimah

  • WpView
    LECTURAS 486
  • WpVote
    Votos 581
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, oct 2, 2021
Maaf, aku tidak bisa menjadi bagian dalam hidupmu. Kenyataan hidup ku ini yang membuat sadar bahwa aku tak pantas untuk itu, walaupun hatiku sudah sangat terikat dengan mu. #fatimah# Akan tetap kukejar kau bidadari ku, walaupun kau terus berusaha menjauh namun hal itu tak membuat semangat ku hilang untuk menghalalkan mu. Tunggu aku hadir di setiap hari-hari mu. #Muhammad zaki# Yukk.. Yang penasaran dengan cerita takdir fatimah bisa langsung baca setiap bab nya. Dan jangan lupa follow dulu sebelum baca dan juga vote and comen nya
Todos los derechos reservados
#201
cadar
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Perfect [Malik's Family 2] ✓
  • Tertulis Dalam Doa
  • Halal Is My Way[TERBIT]
  • Dear Heartbeat [COMPLETED]
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]
  • You (J & M)
  • (COMPLETE) UAJC Tiara Baron ( Untuk Apa Jatuh Cinta )
  • Haruskah Aku Bertahan?
  • Cinta Ku Karna Allah
  • Ketukan Takdir

Spin off "Mr. Boarding House" Di sarankan baca MBH dulu, tapi kalau mau baca ini langsung boleh, kok. 🚫WARNING🚫 DILARANG BAPER?! BIJAKLAH DALAM MEMBACA?! *** Bagaimana respon kalian ketika dilamar oleh seorang lelaki berbeda iman dengan kalian? *** "Kalau begitu, izinkan saya menjadi mahrom kamu." Kenzie menatap Safa lekat. Sorot matanya terlihat serius sekali. Sesaat jantung Safa berdetak tak karuan. Seumur hidupnya dia belum pernah mendengar perkataan seperti itu dari seorang pria. Akan tetapi, untuk pertama kalinya dia mendengar itu dari Kenzie. Apa maksud pria ini? "Nggak semudah itu, Pak," balas Safa akhirnya. Kedua alis Kenzie bertaut. "Kenapa nggak mudah?" tanyanya heran. "Dari buku yang saya baca. Kalau ingin menjadi mahrom dari seorang yang dia sukai. Dia tinggal menikahinya." Napas Safa tercekat. "Ma-maksudnya?" Dia bukan tak peka. Dia malah sangat peka dan bodohnya malah bertanya seperti itu. "Ayo kita menikah!" *** DON'T COPY MY STORY?!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido