Rembulan untuk Awan Kelabu [Return]

Rembulan untuk Awan Kelabu [Return]

  • WpView
    Leituras 681
  • WpVote
    Votos 181
  • WpPart
    Capítulos 30
WpMetadataReadConcluída qua, jun 29, 2022
Ketika takdir membawanya dalam kungkungan kesedihan yang membuatnya hampir putus asa. Nyaris menyerah karena tak kuasa menyangga beban hidupnya lagi. Datanglah sosok yang tak terduga, kemudian menolong hidupnya serta membawanya pada kebahagiaan yang halal sampai tua nanti. Marwa adalah seorang gadis yang hidupnya dipenuhi dengan kemalangan. Jalan hidup yang miris membuatnya khilaf mencoba bunuh diri karena saking tak kuatnya dengan takdir yang dia jalani. Namun, percobaannya itu gagal sebab munculnya sosok lelaki yang mencegah dirinya untuk tidak berbuat nekad. Lantas siapakah sebenarnya lelaki tersebut? Mari baca cerita ini sampai tuntas, supaya tahu kelanjutan dari nasib Marwa. Cerita ini dibuat berdasarkan outline dan premis yang sudah aku susun. Jadi cerita ini mutlak dari pemikiranku dan kehaluanku semata. Di mohon jangan menjiplak. 🤗 Semoga saja cocok dengan selera baca kalian. Salam kenal dari Arna untuk yang berkunjung.
Todos os Direitos Reservados
#701
lara
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • [END] Blind Rainbow
  • ZiAron [END]
  • Kekasih Halal [TERBIT]
  • Mirroed Realm's [END]
  • REWRITTEN | END
  • Marvin Untuk Nara
  • Akai Ito - 赤い糸 (Complete)
  • Bukan Salah Cupid "Memanah"
  • Om Barra [TERBIT]

[Teen Fiction] Follow dulu, baru dibaca. "Awal pertemuan kita bagai takdir. Antara aku dan dirimu seperti terikat oleh seutas benang tak kasat mata yang disebut kebetulan. Kita dengan semua perbedaan yang ada bertemu dalam keadaan tidak terduga. Dan karena takdir pula kita mencoba bersama dan melupakan kenyataan akan pahit yang mengejar. Lalu takdir. Apa karena dirinya pula kita akan berpisah?" -Pelangi "Bagiku setiap detik bersamamu adalah masalah. Kamu bagai bom waktu yang selalu meledak tepat dihadapanku. Tapi entah kenapa aku justru merasa nyaman dengan keadaan ini. Semakin lama aku semakin memahami dan mencintai kamu. Tapi aku harus lari. Mengucap pergi pada mimpi indah yang selama ini kita bangun. Namun kumohon. Jangan anggap diriku sebagai salah satu dari mimpimu. Karena aku nyata. Karena aku selalu disisimu. Hidup. Bukankah memang kadang terasa aneh seperti ini?" -Arsen Kisah tentang kalian yang mencari cinta Kisah tentang kalian yang mencari pemaafan Kisah tentang kalian yang mencari ketenangan *Cerita dibuat belum diedit, jadi harap pengertiannya jika mau tetap lanjut membaca.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo