KARNIA (End / Tahap Revisi)

KARNIA (End / Tahap Revisi)

  • WpView
    Reads 2,946
  • WpVote
    Votes 1,516
  • WpPart
    Parts 48
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Mar 27, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Tentang Karnia seorang gadis yang ingin bertemu ayah kandungnya dan berusaha move on dari mantan yang hampir memperkosa. Bertemu dengan laki-laki humoris yang membuat hari-harinya bahagia sekaligus terluka. "Tidak ada yang bisa diucapkan selain hancur dan berantakan. Hidup memang kejutan, tapi kenapa Tuhan memberikan sebuah kejutan yang tidak bisa diterima dengan akal gue?" Karnia Herra Prameswara.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Stay (Away)
  • [✅] Pernikahan Kontrak | Bakugou Katsuki x Readers | Adult AU
  • Blooming Baby
  • BarraKilla
  • Rannia√
  • PAMIT (END)
  • SACRIFIER | ONGOING and REVISION
  • Karin(COMPLETED)

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines