We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ALCANSTA [TIDAK DILANJUT]

ALCANSTA [TIDAK DILANJUT]

  • WpView
    Reads 4,027
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 28, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Enemies to Lovers
Bad Boy
Highschool
[Follow Dulu Sebelum Baca] "Arzan kevano mahanta" seorang remaja SMA yang berparas tampan,cool,dingin dia mencintai sosok perempuan yang bernama, "Ashana faniza ivandra." remaja yang memiliki kepintaran yang tinggi,cantik anggun. Maka dari itulah,arzan selalu mencoba mendekati ashana tetapi, ia gengsi untuk mendekatinya,karena menurutnya lebih baik mencintai dalam diam. Seiring berjalanya waktu, Arzan merasa ada yang aneh dengan prilaku Shana yang membuat ia bingung. Bahkan seorang Shana yang tidak pernah absen,sekarang menjadi sering absen. Apakah ada sesuatu di balik perlakuan Shanna? WAJIB BACA!!!! •karangan Author sendiri,No jiplak/Plagiat!
All Rights Reserved
#299
readers
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • C | Senja Terakhir Kita
  • 𝐊𝐄𝐓𝐔𝐀 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐀𝐖𝐀𝐒 𝐈𝐓𝐔 𝐒𝐔𝐀𝐌𝐈𝐊𝐔! || 𝐂
  • BENAR UNTUKMU [C]
  • VIVY : BUNGA MILIK RAFIQ | C |
  • Han's: His Aching Allure
  • Lelaki Itu Takdirku
  • [C] Beneath His Gentle Lies
  • Veylthorn
  • My Graffiti, Sire
  • Just a Nerd Boy

Senja merah jingga menelan langit, tapi Aryan tak sanggup menatapnya. Helena berdiri di tepi balkoni, wajahnya berseri walau tubuhnya kelihatan lemah. "Ary, nanti... kita tengok senja dekat pantai, nak?" suara Helena lirih, cuba kedengaran biasa. Aryan tersengih kecil, menolak dengan nada ringan. "Kau tu sakit, El. Tak payah mengada." Helena mencebik, tapi hatinya bergetar. Dia cuba seloroh, "Kalau ni permintaan terakhir saya, macam mana?" Aryan tersentak, menoleh. "Apa kau cakap ni? Kita bukannya takkan jumpa dah." Diam. Helena menunduk, menahan kaca di matanya daripada tumpah. Dia tersenyum tipis, walau dalam dadanya ada jurang yang tak mampu dijelaskan. Aryan mengusap belakang tengkuk, cuba meredakan suasana. "Kau sihat cepat. Lepas tu baru kita plan tengok senja dekat tepi pantai." Suaranya bersahaja, seolah-olah esok pasti ada. Helena hanya mengangguk. "Kalau awak tahu... Senja di tepi pantai tu... satu-satunya yang tertinggal dalam bucket list saya... Saya cuma nak awak ada sekali. Bukan nanti. Tapi sekarang. Sembuh? Tu cuma dalam cerita fantasi je," hatinya berdesis, meluahkan kata yang tidak mampu meniti di bibirnya. Dia mendongak, menatap langit yang semakin jingga. Senja kali ini terasa lebih dekat, lebih berat, seakan-akan langit sendiri tahu rahsia yang belum pernah terucap. Start: 1st September 2025 End: 22nd September 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines