Story cover for Persahabatan dan Cinta (OnGoing) by AwitPriyati
Persahabatan dan Cinta (OnGoing)
  • WpView
    Reads 4,197
  • WpVote
    Votes 308
  • WpPart
    Parts 17
  • WpView
    Reads 4,197
  • WpVote
    Votes 308
  • WpPart
    Parts 17
Complete, First published Sep 20, 2021
Bagaimana rasanya jika menikah dengan orang yang paling kita cintai sejak kecil ? Namun bagaimana rasanya jika dia tidak pernah mencintai kita ?

Reka dan dika, menceritakan sebuah cerita yang berawal dari persahabatan namun berubah menjadi cinta. Biasanya keduanya saling jatuh cinta, namun ini hanya sepihak saja.

Baca ceritanya sampai selesai ya, jangan lupa vote dan coment ya😊
All Rights Reserved
Sign up to add Persahabatan dan Cinta (OnGoing) to your library and receive updates
or
#888dream
Content Guidelines
You may also like
Don't call it love! by ArmayaA
29 parts Complete
Semesta rasanya tidak berpihak pada Cyntia. Tidak hanya perusahaannya yang sedang berada dibawah roda kehidupan, tetapi neneknya sakit dan terus memaksanya menikah. Orang yang ia cintai dan mencintainya pun hilang tak ada kabar. Tak ada pertolongan rasanya. Pada akhirnya pilihan terburuk muncul. Ah, mungkin tak bisa disebut pilihan. Ia harus melakukan itu dengan terpaksa. Pria yang melukiskan kehidupan kelamnya pun muncul. Konyol rasanya saat pria itu mengajaknya menikah. *** Aku tak tahu apa itu cinta. Bahkan, saat ini bagiku itu satu kata yang abstrak luar biasa. Baginya rasa yang terasa itu cinta, tetapi mengapa rasanya merusak jiwa raga. Bagiku itu bukan cinta, melainkan suatu rasa yang amat hampa. Akhirnya satu kata menjadi beda makna. "Bukankah kau sangat membenciku?" Tanyaku. Ia diam, tanpa menatap mataku. Secara tak sadar aku tersenyum sinis padanya dan aku berusaha menahan rasa kesalku. "Apakah melemparkan susu basi ke wajahku adalah bentuk rasa suka?" Aku mengungkit masa lalu. Matanya pun mulai menatap mataku. Aku takut dengan wajah itu. Di bawah meja tersembunyi tangan gemetarku. Mataku berpura-pura tegar saat bertemu matanya itu. Aku berusaha bicara meski lidahku terasa kelu. Aku berusaha berdiri tegak meski kakiku tak berdaya. Waktunya pergi dari hadapannya. Aku akan katakan terakhir kalinya. "Jangan sebut itu cinta!" "Aku melamarmu bukan karena cinta. Bukankah, seharusnya kau yang memohon padaku agar kita bisa memanfaatkan satu sama lain?"
You may also like
Slide 1 of 10
Oddly Coupley (Complete) cover
Don't call it love! cover
ZiAron [END] cover
Suddenly Married [SEGERA TERBIT] cover
DikaRanggi cover
Q U A L M cover
Setelah Kita Delapan Belas Tahun cover
Our Journey To Love cover
Trial & Error cover
Marriage With Mr. Actor (The End) cover

Oddly Coupley (Complete)

37 parts Complete Mature

"Daripada gue susah-susah cari calon suami yang oke, mending nikah sama lo aja, Ren. Yuk!" Ucapan Sybil dibalas semburan kopi yang langsung membasahi wajah jelitanya. Sementara itu, Daren yang terkejut tidak bisa bicara apa-apa. Otak sahabat yang sudah dua belas tahun dikenalnya itu, sepertinya memang benar-benar eror. "Lo tau kan kalau gue itu..." ucapan Daren menggantung. "Tau. Makanya gue mending sama lo. Tau sendiri gue nggak ada tendensi buat nikah. Nah... kalau sama lo at least nggak berasa nikah kan. Kayak kita bisa jadi housemate aja. Cuma emang 'terikat' supaya nggak kena grebek." Syibil mengemukakan alasannya begitu lancar. "Tap..." "Lo juga dapat benefit dari ini. Status kita nanti cukup buat jadi tameng di depan keluarga lo juga. Gimana?" Kemampuan persuasi Sybil memang luar biasa. Penawaran darinya terdengar menggiurkan ditelinga Daren. Lelaki itu pun dengan mudah setuju dibuatnya. "Deal."