A L G A R I S  (Selesai)

A L G A R I S (Selesai)

  • WpView
    Reads 48,494
  • WpVote
    Votes 3,291
  • WpPart
    Parts 48
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 4, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
[Tentang kepercayaan yang dimainkan] 17+ [Tidak pornografi, tapi mengandung kata-kata yang tidak dianjurkan ditiru] Tidak revisi!! Typo, KBBI, PEUBI berantakan. Sudah kalah dari lomba dan malas ganti cover berlogo yang ini. Hehe :v # -1 in Spiritual (25/4/22) # - 1 in Ceritaanakmuda (27/4/22) # - 2 in Risa (27/4/22) # - 3 in Tenfiction (21/5/22) # - 2 in Getaran (04/12/22) # - 3 in Spritual (15/12/22) Jika ingin membaca kisah cowok pindah sana-sini agama hingga tak percaya adanya Tuhan, salah satunya ada di lapak ini. Tapi ingat! Dia melakukan dosa, maksiat dan kesalahan jangan bawa-bawa agama. Tidak bermaksud menyinggung pihak manapun yang bersangkutan. Bismillah, follow akun Author dahulu dan silakan membaca!! ~~~~~~~~~ Algaris, cowok berambut sebahu, ganteng, tinggi, datar dan tak acuh dengan suasana sekitar. ia yang sering bolos, melanggar aturan, tak suka diusik dan tak suka banyak komentar. Selain kategori 'badboy' Algaris juga banyak dijauhi oleh orang berpikiran terbuka karena pergaulannya yang sangat bebas. Bahkan tak segan melakukan hal kotor di sekolah. Awalnya semua harinya dilalui dengan abu-abu, hingga ia sengaja mencari masalah dengan siswi baru bernama Risa. Risa, mempunyai saudara tiri yang selalu membully dan menjelek-jelekkan Risa di sekolah sampai-sampai Risa selalu menerima cemooh dan tidak ada yang ingin berteman dengannya di sekolah baru ini kecuali Taya dan Qia yang note-nya anak pintar tapi bar-bar. ~~~~~~~~ "Gue tipe orang yang nggak suka ada perusak di rumah tangga orang, dasar ibu lo jalang!" sindir Algaris. "Ibu aku nggak salah, Ka, ibu aku orang baik." Risa mulai terisak karena menyangkut harga diri ibunya. "Nggak ada pelakor yang baik." Selain menghadapi Pio, di rumah dan di sekolah. Risa juga harus berurusan dengan Algaris. Membuat dirinya kadang lelah. ~~~~~~~ Peluk jauuuuh, salam sayang dari Maryam kang rebahan. Cover by : Edit Canva dan foto dari Pinterest
All Rights Reserved
#63
spritual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Imam untuk Gladysa✓
  • Kekasih Halalmu [SUDAH TERBIT]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • My Roommate Is a Badgirl
  • SWITCH [End]
  • ALIF (TERBIT)
  • Naughty Princess and The Boss (SELESAI)
  • Air Mata Elara
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • ALEAGRA [END]

Gladysa Makmuma Al-Fath. Seorang perempuan yang selalu mengusik ketenangan seorang Imam El. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Galydsa sangat membenci Imam, beda dengan kaum Hawa lainnya yang selalu memuji Imam bagaimana pun keadaannya. Yang satu kalem, yang satu cerewet. Yang satu tenang, yang satu emosian. Yang satu bodo amatan, yang satu selalu nyinyir. Yang satu adem anyem, yang satu selalu kepanasan. "SUMPAH! GUE BENCI BANGET! KENAPA PAPI GUE NAMAIN GUE ADA MAKMUMNYA?!" "Lo emang tercipta buat jadi makmumnya Imam, Sa." "NAJIS!" Imam itu alim, tenang, ketua hadroh, pengurus rohis, ketua OSIS. Para fansnya kalo ngeliat dia rasanya udah kayak tiduran di ubin Masjid. Adem banget, apalagi kalo habis ngerjain soal MTK. Beda lagi kalo Gladysa yang ngeliat Imam, bawaannya panas mulu. "Senyum mulu, sok cool pula! Dih, amit-amit. Sok kegantengan banget! Gantengan juga Papi gue. Alay banget, tuh, cewek-cewek! Dasar tukang caper!" Hingga suatu kejadian membuat Gladysa ingin hilang dari muka bumi ini, terlebih kedua orang tua mereka amatlah dekat. ×××× "Info! Cewek kalo ultah biar seneng dikasih apa?" "Qobiltu." Imam tersenyum kecil. "Lo ngode? Tapi, kan, gue udah ngucap qobul." "Lo ketagihan gue halalin?" Satu lagi tentang Imam, cowok itu selalu iseng dengan orang-orang tertentu. Yang satu tukang ngisengin orang, yang satu tukang salting ala-ala dedemit. "Ketika jatuh cinta pilihannya hanya dua. Bersatu dalam akad atau berpisah dalam taat."

More details
WpActionLinkContent Guidelines