Meraki

Meraki

  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 16, 2021
Setelah lulus kuliah, aku dilanda kebingungan karena tidak tau harus apa. Yang kutahu hanya tentang belajar, mengumpulkan tugas, persentase materi, dan mendapatkan nilai. Selebihnya aku belum tau karena tak pernah mencobanya. Pengalaman yang bisa kutulis di CV mungkin masih kurang, aku butuh eksplor kegiatan lain sebelum memulai dunia kerja yang katanya sekali masuk tak bisa keluar, yang katanya harus pintar cari muka agar mudah berkarir, dan desas-desus lainnya. Hingga akhirnya aku bertemu Aditya. Pria yang awalnya kuduga fotografer menyapaku di perpustakaan hari itu. Pria itu membawaku ke dunianya, dunia yang selama ini aku cari. Membagi bingkai matanya padaku, mengajariku cara melihat dunia dengan lebih baik
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yellow Autumn (Sudah Terbit)
  • My Destiny (Complete)
  • JEVANGAR (Sequel Zayyan Harquel) ✓ Terbit ‼️
  • Kelas A [End]
  • Effort 2 [ Completed ]
  • Gue (Nggak) Jelek! [Completed]
  • Happy [ Sudah Terbit ]
  • Secarik kertas usang
  • Titik Terbaik | END

Tersedia di Gramedia terdekat. Atau bisa dibeli di shopee : Ibiz Store, Tokopedia : IbizStore atau hubungi admin 08886813286. "Bolehkah ... saya menikahi putri, Om?" Bagaimana Vania tidak terkejut jika laki-laki yang diminta menjaganya selama kuliah di Solo itu justru malah menawari dengan pernikahan? Laki-laki itu bernama Raka Bumi Aditya. Raka adalah teman semasa kecil Vania yang kini menjadi aktivis dakwah kampus. Raka sudah duduk di semester lima, satu Fakultas dengan Vania. Sejak kepindahan keluarga Raka ke Semarang, Vania tidak pernah bertemu dengan Raka. Vania nekat kuliah di Solo agar bisa hidup mandiri. Sementara sang Mama enggan menyetujui karena tempatnya jauh dari rumah mereka yang berada di Jakarta. Dan tawaran Raka seakan memuluskan keinginan Vania agar tetap bisa kuliah di Solo. Kampus berlatar bunga angsana yang berguguran tiap musim penghujan tiba itu benar-benar membuat Vania makin tak sabar untuk melihatnya. Tapi, apakah pernikahan adalah pilihan yang tepat? Apalagi jika melihat perbedaan di antara mereka: Raka aktivis dakwah kampus, sedang Vania belum berjilbab. Akankah pernikahan di usia muda itu akan bertahan lama? Atau ... hanya sampai satu semester saja? #rank 1 Fiksi Umum 23/9/19 - 6/10/19 #rank 2 Fiksi Remaja 1/10/19 #rank 5 Fiksi Remaja 2/10/19 #rank 2 Fiksi Remaja 3/10/19 #rank 1 Fiksi Remaja 4 - 5/10/19 Sudah di-unpublish sebagian untuk kepentingan penerbitan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines