Meraki

Meraki

  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 16, 2021
Setelah lulus kuliah, aku dilanda kebingungan karena tidak tau harus apa. Yang kutahu hanya tentang belajar, mengumpulkan tugas, persentase materi, dan mendapatkan nilai. Selebihnya aku belum tau karena tak pernah mencobanya. Pengalaman yang bisa kutulis di CV mungkin masih kurang, aku butuh eksplor kegiatan lain sebelum memulai dunia kerja yang katanya sekali masuk tak bisa keluar, yang katanya harus pintar cari muka agar mudah berkarir, dan desas-desus lainnya. Hingga akhirnya aku bertemu Aditya. Pria yang awalnya kuduga fotografer menyapaku di perpustakaan hari itu. Pria itu membawaku ke dunianya, dunia yang selama ini aku cari. Membagi bingkai matanya padaku, mengajariku cara melihat dunia dengan lebih baik
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALTERIO
  • Yellow Autumn (Sudah Terbit)
  • Forbidden Love
  • When I'am Loving You [On Going]
  • Titik Terbaik | END
  • Titik Nadir
  • Happy [ Sudah Terbit ]
  • Secarik kertas usang
ALTERIO

Brisia Athela, nama yang cukup terkenal di SMA Garuda. Bukan karena kecantikannya, ia terkenal karena kecerdasannya. Mempunyai tetangga badboy yang satu sekolah dengannya membuat Sia kesal sendiri karena kelakuannya. Sia heran, mengapa banyak wanita yang jatuh hati pada tetangga badboy nya itu? Alterio Hyder, ia sangat famuos di SMA Garuda karena kenakalan dan ketampanannya. Masuk ruang BK sudah biasa baginya, mendapat hukuman dari para guru sudah seperti makanannya, tawuran adalah hobinya, ketua geng adalah jabatannya. Namun sayang, Alterio termasuk kedalam siswa dengan nilai paling rendah di sekolah, tetapi untungnya ada Sia yang selalu membantunya belajar dan selalu mengobatinya ketika Alterio selesai tawuran. *** "Sia, obatin gue dong, muka gue sakit anjir." "Nggak! Gue kan udah bilang, berhenti tawuran!" "Jangan marah-marah dong, Si. Gue kan udah bilang juga kalo tawuran itu hobi gue, dan tugas lo itu sebagai dokter." "Dokter apaan?!" "Dokter yang selalu mengobati luka gue. Luka hati misalnya." *** Don't say it's the end, because i will stay by your side, forever. -Alterio to Brisia- Cover by : Ay Graphic

More details
WpActionLinkContent Guidelines