Tok... Tok... Tok...

Tok... Tok... Tok...

  • WpView
    LECTURAS 70
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida mar, sep 21, 2021
Saya diam berdiri sambil menatap ke bawah tangga, ke arah gelap di ruang tengah. Ada perasaan bimbang yang mendadak muncul setelah bunyi ketukan barusan. Bagaimana jika ketukan itu nyatanya bukan disebabkan oleh tikus, cicak ataupun kucing, tetapi berasal dari sesuatu yang lain. Sesuatu, yang kemudian harus saya periksa dan pastikan sendiri. Saya pun menuruni tangga, perlahan-lahan, sambil membawa gelas dan memasang telinga. Terasa adanya sebuah perubahan suhu yang tak seperti biasanya, semakin ke bawah udara rasanya semakin dingin. Kegelapan pun menyambut semenjak di pertengahan tangga, dari ujung kaki, gelap lalu merambat naik menyelimuti tubuh seiring langkah menuju ke bawah.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • The Ring Solar Eclipse [TAEKOOK]
  • SARAH
  • "Bisikan Senior di Lorong Sunyi"
  • Ecosillia
  • Help Ghost
  • "Tatapan Terakhir yang Tak Kujadikan Pertanda"
  • Antara Dendam dan Cinta
  • IBU: CINTA DAN KASIH

B x G Menceritakan seorang perempuan yang bernama Erine, yang diam-diam menyimpan rasa pada seorang laki-laki bernama Lionel. Ia tidak pernah punya cukup keberanian untuk mengungkapkannya secara langsung, tapi lewat tatapan, perhatian kecil, dan momen-momen diam yang ia simpan sendiri-itulah caranya mencintai. Setiap hari, Erine mencoba tampil biasa saja di depan Lionel, padahal dalam hati, ia sibuk menenangkan degup jantungnya sendiri. Ia tahu, cintanya tak seindah kisah di film ataupun novel, tapi perasaannya tulus... meski hanya bisa diam di balik senyum. Dan meski Lionel belum tahu, Erine tetap percaya... mungkin suatu hari nanti, cintanya yang diam ini akan bersuara. Dan benar saja, seiring waktu berjalan, perlahan hati Lionel pun mulai terbuka. Ia mulai menyadari bahwa Erine-dengan segala ketulusan, perhatiannya, dan diamnya yang hangat-adalah seseorang yang sejak lama mencintainya dalam diam. Namun, Lionel masih terikat oleh bayang-bayang masa lalu. Luka yang belum benar-benar sembuh membuatnya ragu untuk membuka hati sepenuhnya. Tapi di antara keraguan itu, Lionel akhirnya mengaku... bahwa ia mulai mencintai Erine, meski perlahan, meski masih tersembunyi di balik kehati-hatian. Dan di situlah cerita mereka mulai berubah-bukan dari cinta yang meledak-ledak, tapi dari dua hati yang saling belajar percaya lagi, perlahan tapi pasti.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido