Menapak Jalan Cahaya

Menapak Jalan Cahaya

  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 22, 2023
Blurb : Terinspirasi dari kisah hidup penulis. Kisah Inayah Ramadhani akan mengantarkan pada kisah hidup seorang gadis yang penuh liku-liku dalam mencari jalan cahaya. Ketika kata "Aku ingin berubah sudah mengazam dalam hati." Maka saat itulah jalan untuk menuju cahaya membutuhkan perjuangan, di sanalah istiqomah diperlukan. Kisah ini mengajarkan bagaimana menangkap getar hati saat hidayah datang, mengajarkan bagaimana cara bersikap saat hati terpaut dengan yang belum halal, menjaga diri agar tetap istiqomah walaupun godaan datang. Di kisah ini kita akan banyak belajar tentang pengorbanan saat hijrah, ikhtiar dan doa. Di kemas dalam cerita yang sangat imajinatif dan penuh makna dan mengandung hikmah.
All Rights Reserved
#1
romanislami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Senja di Kota Nabi
  • Back to Istiqomah [END]
  • Cinta Neng Zulfa
  • Takdirku ✓
  • Imam dari Sepertiga Malam
  • Berlabuh di Takdir-Nya
  • Hingga Takdir Menguatkanku
  • ketika ku harus memulai tuk berhijrah
  • Ya Rabb Beri Kami Hidayah-Mu

"Ada cinta yang tak tumbuh dari sentuhan, tapi dari doa yang dipanjatkan dalam diam. Ada perjuangan yang tak diceritakan dengan lantang, tapi dibuktikan dalam sujud yang basah oleh air mata." Azka Maulana, seorang pemuda Jawa yang sederhana namun penuh cita-cita, melangkah ke Kota Nabi dengan secarik doa dari ibu dan janji yang terpatri pada makam ayahnya: menuntut ilmu setinggi langit untuk mengabdi pada umat. Di Madinah-kota yang ditaburi cahaya dan barakah Rasulullah-Azka bukan hanya menemukan ilmu, tapi juga ujian demi ujian. Fitnah yang mengguncang nama baik, cinta yang terbungkus adab, dan dilema antara pulang atau bertahan. Namun di balik semua itu, Allah menyiapkan kejutan terindah: seorang Maryam Zahra, hafizah Qur'an yang menjaga dirinya seperti kelopak mawar dalam taman keimanan. Bersama Yahya si sahabat bijak dari Maroko, dan Alim yang pendiam namun mendalam, Azka menapaki jalan ilmu dan iman. Hingga langit senja di Madinah menjadi saksi, ketika cinta dan cita bersatu dalam akad yang penuh adab, lalu kembali ke tanah kelahiran membawa cahaya. Ini bukan sekadar cerita cinta. Ini adalah perjalanan jiwa. Tentang bagaimana seorang hamba belajar mencintai Allah, sebelum mencintai sesama. --- "Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim) Dan surga itu, bagi Azka dan Maryam, bukan hanya di akhirat. Tapi juga di tempat mereka mengajar, di desa kecil, di bawah langit Indonesia... tempat di mana cahaya Madinah tetap menyala dalam hati. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines