SALAH RASA (TAMAT)

SALAH RASA (TAMAT)

  • WpView
    LECTURAS 80,093
  • WpVote
    Votos 1,988
  • WpPart
    Partes 59
WpMetadataReadConcluida jue, feb 24, 2022
"Gue bakal sering dateng kesini, dan lo harus menerima gue dengan tangan terbuka. Anggap aja ini pelarian gue saat gue gak bisa sama dia,saat dia lagi sibuk dan saat gue lagi bosen. Itu syarat dari gue,dan gak bisa ditoleransi dengan apapun." "Jangan bercanda?!" *** Hanya karena sebuah balas budi,dia meminta lebih. Permintaan yang konyol dan tak masuk akal. Berusaha menolak namun dia acuh dan tak peduli. Lantas apa yang harus dilakukan? Menerima dengan pasrah dengan fakta yang menyakitkan, Atau lari seperti seorang pecundang yang tak mau menepati janji. *** Pertemuan dengan sepasang kekasih itu membuat kehidupan Harum berubah. Gadis itu merasa menyesal mengapa dari sekian banyak manusia, harus berurusan dengan kekasih orang. Harum benci dengan dirinya yang lemah mudah diperdaya oleh sosok laki-laki bermata tajam itu, Alan. *Cover by @fitrialjazera_
Todos los derechos reservados
#547
cintapertama
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • DIANA IS MINE (COMPLETED)✔
  • GRIZELLE [Completed]
  • Strong Girl Michella (END)
  • Aku, Kau, dan Dia (Completed)
  • Trust
  • ARISYI EL QATHYA
  • Effort 2 [ Completed ]
  • Sideness

{FOLLOW KALAU SUKA, MENTEMEN} "Karel, kamu sudah makan? "Peduli banget gue udah makan apa enggak," "Eh ... Dengar ya ... Lo disini bukan berarti lo bebas mau tau tentang gue" "Kamu harus makan," "Kata mama, maag kamu tidak boleh kambuh lagi" "Mau lo apasih? Hah?," "Terserah gue makan apa enggak, gak ngaruh ke elo, gue sakit apa enggak itu bukan urusan lo" "Jelas itu urusan aku, aku gak mau kamu sakit" "Lo suka gue?" "Kalau iya kenapa?" "Jauhin perasaan lo, karena sampai kapan pun lo akan selalu sama dimata gue," "Pembunuh!" *** Mungkin dari sekian cerita yang ada, ceritaku ini tak sebanding dengan cerita lainnya. tapi jujur ini aku mendalami banget biar suasana hati para tokohnya nyampai ke kalian juga hehehe. Mau tau kisah mereka? yuk mampir siapa tahu nambah. Baca Prolognya aja dulu. Kalau gak suka dimohon dengan hormat buat meninggalkan lapak ini. Menarik? monggo di baca gak ngurangin rasa hormat saya ke kalian :) Plagiat tidak diperbolehkan karena hak cipta dilindungi undang-undang. Ditulis : 14 Agustus 2021 Publis : 3 Januari 2022 End : 21 Oktober 2025 Cover by @Pinterest Edit by me

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido