re
  • WpView
    LECTURAS 5,376
  • WpVote
    Votos 812
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jul 18, 2024
[REVISI] Bukan kisah benci jadi cinta. Bukan kisah dua anak yang dijodohkan saat masih kecil. Bukan kisah pernikahan di usia muda. Bukan kisah si prince charming dan tuan putrinya. Bukan kisah superhero dan gadis tertindas Bukan juga kisah si bad boy dan si good girl. Ini hanya kisah unik mereka. Dua orang yang sama-sama egois. re, dalam artian mengulang, entah mengulang rasa yang sama atau mengulang luka yang sama. (Cerita gaje hehe:3) a.n Kemungkinan judul akan diganti seiring berjalannya waktu
Todos los derechos reservados
#8
nice
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Juan [REVISI]
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • Waktu?
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Life So Beautiful
  • It HURTS
  • Paper Plane
  • CHANZEL
  • About kevin (End)✅
  • LEITHLEACH

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido