We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Singkat [Yuri/gxg]

Singkat [Yuri/gxg]

  • WpView
    Reads 193
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 4, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Tuhan.. aku rindu, bolehkah aku tetap menentang takdirmu sekali lagi. Aku sakit, aku benci terjebak rasa bersalah juga cinta yang menggebu. Terkadang aku bertanya dengan keadaan, apakah aku terlalu memalukan sehingga salah menempatkan hati, apakah aku terlalu tidak pantas untuk laki-laki sehingga hati ku tak pernah bergetar olehnya, Itulah yang ada dalam pikiran ku yang sempit saat ini. Agar hubungan terlarang kita tidak terjalin, orang tua nya menjodohkan dengan pria pilihan mereka. Selain aku tidak bisa mencegah juga karena memang aku tidak mau merusak lebih parah lagi hidupnya. 'Andai anak ku tidak mengenal mu, maka dia akan tetap menjadi putri baik kami' Kata-kata itu mendengung ditelinga ku dan menusuk dada sampai sesak, tangis ku masih meronta ditepi pantai yang sunyi. #gl #yuri #lgbt
All Rights Reserved
#5
grilslove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Soal Rasa 2
  • Relationshit (Completed)
  • LOVE is YOU
  • Say It, then Stay [COMPLETE]
  • DAMN (GxG)
  • Menyesal [YinWar]
  • You are in my past and my future [END]
  • HINGGA HATI LELAH MENUNGGU
  • TEOLOGI CINTA

Aku kira ini telah berakhir dengan bahagia. Tapi ternyata aku salah, aku harus mendapatkan sakit lagi setelah ini. _ Jelza menarik nafas dan menghembuskannya. "Aku tau kamu bersama seseorang akhir-akhir ini, dan ku rasa mungkin kamu mencintainya. Cinta di hati kamu sudah tidak untuk ku lagi Nev. Jika kamu mencintai ku, kamu tidak akan mengeluarkan kata-kata yang mungkin menyakiti hatiku. Aku membutuhkan kamu. Tapi kamu yang dulu, bukan kamu yang sekarang" "Gak ada Jel, aku gak sama siapa-siapa" "Feeling wanita gak pernah salah. Kalau kamu benar sekarang buka handphone kamu" "Jel, itu privasi ku" "Ya aku tau. Tapi mari kita lihat apa kamu berkata jujur atau kah tidak?" Neva tidak tau harus berbuat apa-apa lagi, lantaran di handphone miliknya, ada berbagai macam pesan antara dia dan Haikal yang sudah melewati batasan sebagai seorang teman. Jelza lantas tersenyum ke arah Neva, dan segera berjalan melalui Neva. Tapi tangannya sedetik kemudian di tahan oleh Jelza, "Aku memang sedang bersama seseorang, baru memulai, awalnya kami hanya berteman. Makin kesini perasaan itu bertumbuh begitu saja, tapi aku masih mencintai kamu Jel" Tanpa membalas Neva, air mata Jelza mengalir membasahi pipi. Dia menahan sakit yang begitu luar biasa. Tidak menyangka, dia akan merasakan hal ini kembali. Dengan semua restu yang di dapatkan pada hubungan mereka, ternyata tidak cukup bagi seorang Neva. _**

More details
WpActionLinkContent Guidelines