AZZAHRA (Aryudha POV)

AZZAHRA (Aryudha POV)

  • WpView
    Lecturas 42,674
  • WpVote
    Votos 4,102
  • WpPart
    Partes 37
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, nov 11, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
"Saya mulai dengan perkenalan. Nama saya Aryudha Fikram, saya disini akan menggantikan bapak Santoso dalam mengajar mata pelajaran metodologi penelitian kesehatan" Mereka hanya mengangguk mengiyakan. "Sebelum saya mulai pembelajaran, saya mau tanya ketua kelas disini siapa?" "Herry pak" jawab mereka. "Tolong maju ya" "Herry tidak masuk pak, orang tuanya meninggal" setidaknya itulah yang saya dengar. Seorang mahasiswa melangkah maju meletakan surat diatas meja. "Ini surat izinnya pak" Saya membaca surat itu sesaat dan kembali meletakkannya diatas meja. "Sekertaris nya siapa?" "Ocha pak..." "Ocha Salsa Nabila pak" "Orangnya ada?" "Saya pak" seorang wanita dengan jilbab berwarna merah muda mengangkat tangan hingga mengalihkan perhatian saya. Saya kira lembaran-lembaran dari masa lalu akan tetap berada dibelakang tapi nyatanya wanita itu berada didepan sana melihat kearah saya. Saya terpaku tidak bisa bicara saat melihat wajahnya. Kedua matanya menatap kearah saya beberapa saat sebelum akhirnya menunduk. "Dia sekertaris kelas pak" seseorang menyadarkan saya. "Tolong maju kedepan ya" Dia berjalan kearah saya. Sedikit tersenyum dan mengangguk segan saat berada tepat didepan saya. Dia begitu sopan namun saya malah merasa ketakutan. Saya dilanda perasaan yang buruk. Jantung saya berdetak lebih cepat saat dia berdiri didekat meja dan mulai membacakan berurutan peraturan dengan bantuan mic. Mengalihkan perhatian dari suaranya, saya membuka absensi untuk membaca nama-nama yang ada. Jelas tertulis di sana tidak ada nama yang ada dipikiran saya, yang ada hanya nama yang disebutkan mahasiswa/i tadi. Ocha Salsa Nabila. 🌹🌹
Todos los derechos reservados
#39
wanitakedua
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bahagia & Luka (END)
  • Love In Profession[End]
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Nathalia
  • East sky first love
  • My Sweet Polar Husband [End]
  • AILAH(END)✅

HARAP FOLLOW DULU SEBELUM BACA! [Siapin tissue sebelum baca!] "Denger Shania, gue nggak pernah mengharapkan pertunangan ini. Ngerti?!" ucap Bara dengan penuh penekanan. Shania adalah sosok gadis cantik dengan hati lembut yang penuh kesabaran. Tetapi, tetap saja setiap orang pasti memiliki batas kesabarannya masing-masing. Shania bukanlah gadis yang beruntung karena memiliki kekayaan serta keinginannya yang selalu terpenuhi. Dia juga memiliki beban hidup yang sangat berat seperti manusia lainnya. Dia memiliki penyakit jantung. Shania membiarkan air matanya yang mengalir. "Gue minta maaf kalo selama ini gue cuma ngerepotin lo dengan penyakit gue ini. Bara, gue janji nggak akan nyusahin lo lagi. Gue sayang sama lo. Beri gue kesempatan buat memperbaiki semuanya, gue bakal berusaha sekuat tenaga buat sembuh biar lo bisa nerima gue. Jadi, tolong tunggu sampe waktu itu tiba. Gue mohon.." "Gue nggak peduli sama kesembuhan lo. Seandainya aja lo nggak pernah ada di kehidupan gue, pasti semua bakal baik-baik aja. Hahh miris, kenapa gue harus ditakdirin sama lo?" seru Bara. Bara adalah teman masa kecil Shania. Gadis itu sangat menyukainya. Dulu Bara tidak pernah bersikap kasar padanya, namun kini keadaan sudah berubah. Dan apa sebenarnya alasan Bara melakukan itu? Hingga kemudian Arkan datang di kehidupan Shania. Dia adalah sahabat Bara. Dia yang selalu menghibur Shania setiap kali gadis itu sedih. "Jangan terlalu mengemis cinta, ingat kita itu punya harga diri. Dan cewek itu kodratnya dikejar, bukan mengejar!" ujar Arkan pada Shania. Seiring berjalannya waktu, Shania mulai membenci Bara. Tapi bagaimana jika orang yang ia benci itulah yang justru menjadi malaikat penolongnya? Lalu apa kabar dengan hati Arkan yang mulai menyukai Shania? "Gue percaya. Gue terlahir untuk menikmati bahagia dan luka." #Shania. [Terinspirasi dari drakor Extra Ordinary You. Pencinta Drakor pasti tahu wkwk.]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido