final mission

final mission

  • WpView
    Reads 115
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Wed, Nov 30, 2022
Mereka saling tatap sebelum Banji memulai serangan pertamanya, pukulan melesat cepat kearah Minky, tapi Minky siap menangkis dan membalas pukulan Banji. "Bug" pukulan Minky mendarat tepat diperut Banji. Banji yang tak mau kalah, mengerahkan kekuatannya. Tubuh Banji diselimuti oleh aura dingin, butiran salju terkesiur di kaki dan tangannya, ia langsung berlari dan menendang Minky. "Duar" salju turun diantara tubuh Minky, Minky terpelanting tiga meter dari Banji. Darah keluar dari mulut Minky, segera Minky mengaktifkan kekuatannya, kemeletuk petir menyambar-nyambar diantara tubuhnya. Minky menghilang dan muncul dibelakang Banji. " "Ctar" pukulan Minky tertangkis oleh Banji. "Ctar...ctaar" lagi-lagi pukulan Minky tertangkis, di titik akhir Minky menghilang zig-zag. Banji bingung kemana arah gerakan Minky. "Ctar" tendangan Minky laksana sambaran petir kena telak di dada Banji. Banji terpelanting jauh lima meter, darah muncrat dari mulut Banji, seketika Banji menyerah
All Rights Reserved
#59
ring
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Harapan Bunga Terakhir
  • Reorganisasi
  • He's My Boyfriend
  • Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI
  • Pendekar Bermuka Buruk - ASKPH
  • Blue String - END (Terbit)
  • Marga Alvarezka

"abang!... aku dapet penghargaan loh" Teriak gadis Kecil mengejar lelaki dewasa didepannya lelaki yang di panggil abang itu hanya merespon delikan mata "abang mau kemana?,, " "ara ikut ya" mata itu menyorot tajam bak elang yang akan membunuh gadis mungil yang berdiri di depannya "lo!... bisa DIEM gak!!!.. " Bulir airmata menggenang di pelupuk iris mata terangnya "ta'ap'i.. ara.. " "shitt' diem." dengan sorot tajam menahan amarah suara itu kembali membuat gadis itu bungkam bersamaan dengan jatuhnya bulir bulir airmata yang dipendam gadis Kecil itu. ⋆ ˚。୨୧˚˚୨୧。˚ ⋆ ' Menyerah ' Satu kata yang slalu berkeliaran dipikiran nya, apakah ia harus menyerah pada titik ini?? sedangkan ribuan pertanyaan Dan harapan masih setia bersemayam dipikiran nya Tidak adil baginya yang tidak tahu menahu titik permasalahanya tapi mengapa ia yang mendapat kesialan ini, satu kata yang slalu tertanam " PEMBUNUH " itulah kata yang slalu orang orang lemparkan pada diri nya... Gadis Kecil yang dulu slalu mengharapkan kasih sayang walau sekedar pelukan, nyatanya itu tidak ia dapatkan sampai kini ia kokoh berdiri sendiri menatap hamparan bintang dilangit dengan tatapan sendu, akankah semesta mendukung nya? _ apakah gadis Kecil itu bisa mewujudkan harapannya? .. _ Atau ia akan kalah akan takdir yang seolah tidak mendukung keinginan nya ? • • • _plagiat dilarang mendekat_ Dilarang garis besar Murni cerita sendiri tanpa Ada campur cerita lain Tahap revisi..... @meesyaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines