Netra itu menjatuhkanku hanya dalam satu detik. Aku mengagumi warna hitam pekatnya dan tajam tatapannya bagaikan Elang. Netra itu sering aku perhatikan, karena dengab memandangnya aku merasa hangat dan tenang. Hingga akhirnya, karena netra itu pula aku menjadi seperti ini. Karena netra itu pula, yang dengan teganya menghunus pedang ke dasar relung hatiku.
"Aku membencimu, Elang."
"Maafkan aku, Permata."
Pesona Netra hitam pekat yang tak akan pernah aku lupakan.
Kalo kata Rin, Kaiser ama Isagi tu kayak Tom and jery. Tiap di gabungin nggk pernah akur
Tapi ada satu hal yg Rin sadari sama sikap Kaiser yg kadang tengil kalo deket yoichi, agak aneh aja gitu! Kaiser yg biasanya cuek, dingin, dan nggak peduli kok kalo ama yoichi bisa beda. Sikap yg bisanya dia tunjuk pada orang terdekat dan keluarga malah di terapkan secara terang-terangan sama yoichi yg bisa di bilang rivanlya