Story cover for HAPPINESS by wpchocholoulatte
HAPPINESS
  • WpView
    LECTURAS 2
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 2
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado sep 23, 2021
"Zafa Semesta itu banyak maunya, gue seakan gak ada tempat buat gue bahagia dan kumpulin kenangan."

"Rasanya bahagia dalam keluarga itu gimana sih? Gue gak pernah rasain. Gue gak penah rasain kehangatan dalam keluarga gue."

"El di dunia ini kebahagiaan sifatnya hanya sementara, jadi selama gue disamping lo, gue bakal buat kenangan sederhana yang gak akan pernah lo lupain dan harus lo simpan di hati lo."
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir HAPPINESS a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Eliinaa de vfryfrljnvsnmtm
5 partes Concluida
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
Become an Extra or Main Character [END] de abcde_zzZZ
36 partes Concluida
Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. • • • Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. • • • " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡
Rintik Hujan de luxcy-Aqueen
51 partes Concluida
(SADNESS STORY⚠️) SUDAH TERBIT Ini tentang seseorang sang pengagum hujan, si penikmat tangisan sang semesta yang terlihat tegar namun rapuh didalam. "Kisah Mengenai semesta yang tak berpihak pada nya." *** "Gue tuh capek Ga! Selalu diberi harapan tapi nggak di prioritasin, selalu di pertahanin tapi nggak lo perhatiin!" *** "Alvian kecelakaan Na, motornya masuk kolong truk yang nabrak dia. Sekarang dia lagi di operasi." *** "EGOIS LO!" "Gue tau gue egois, tapi kalo emang itu yang bisa buat Ana tetap sama gue, maka bakal gue lakuin, karena gue sayang sama dia, gue cinta sama dia." *** "Dokter Gibran!" "Hm?" "Kalo Ana capek, boleh istirahat aja?" Gibran terdiam, ia mengangguk lemah. Setelah itu terdengar nyaring bunyi alat Bedside Monitor yang memenuhi ruang rawat. *** Bagi seorang perempuan yang memiliki masalah di keluarga nya, dan mendapatkan seorang laki-laki yang dia cintai, ia akan mencintai laki-laki itu melebihi dirinya, kenapa? Karena ia butuh tempat pulang kedua setelah tempat pulang pertama telah hancur berantakan, namun apa yang terjadi disaat rumah ke duanya telah dimiliki orang lain? #RANK 1 IN TEENFICTION (04 NOV 2021) 1 IN SAD (04 NOV 2021) 1 IN KELUARGA (04 NOV 2021) 1 IN LUKA (26 NOV 2021) 1 IN PENDERITAAN (2 DES 2021) 1 IN HEART BREAK (13 DES 2021 & 19 JAN 2022 & 27 FEB) 1 IN BROKEN HOME (9 JAN 2021) 1 IN BROKEN (19 JAN 2022) 1 IN MENTAL HEALTH (30 APRIL 2022) 1 IN MENTAL HEALTH (3 DES 2022) 2 IN REMAJA (04 NOV 2021) 2 IN FIKSI UMUM (04 NOV 2021) 2 IN LUKA (27 NOV 2021) 2 IN BROKEN (22 JAN 2022) 2 IN SMA (24 APRIL 2022) 2 IN PENDERITAAN (1 MEI 2022) 3 IN ROMANCE (9 NOV 2021) 3 IN CINTA (9 NOV 2021) 3 IN SMA (9 NOV 2021) 3 IN LUKA (25 NOV 2021) 3 IN PENDERITAAN (4 DES 2021) 3 IN FIKSI (25 JAN 2022) ⚠️ WARNING ⚠️ Ada Adegan kekerasan serta kata kata kasar yang tak pantas untuk di tiru‼️ mohon kebijakannya ‼️ Start ➡️ 21 Juli 2021 End ➡️ 21 Maret 2022
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Eliinaa cover
Ragashka [END] cover
REGRET [END] cover
Become an Extra or Main Character [END] cover
Nadira Rachelia cover
Anathema cover
Bukan Kita D.A.N cover
Rintik Hujan cover
LUKA cover

Eliinaa

5 partes Concluida

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.