Kita & Kata

Kita & Kata

  • WpView
    Reads 343
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 29, 2021
Entah mengapa hari ini saya tiba-tiba merindukan ia Seseorang yang pernah ku perjuangkan hatinya Namun tak pernah di anggap Apa kabar ia hari ini? Semoga kebahagiaan menghampiri hari-hari yang ia lalui Oo ia, ini aku seseorang yang pernah begitu bahagia Hanya dengan melihat senyum merekah indah dibibir manisnya Seseorang yang pernah memutuskan untuk memperjuangkan Ketika ia sedang memperjuangkan hati yang lain Rasanya masih begitu jelas Betapa ia pernah menjadi alasan terbesar Dari semua hal yang aku lakukan Betapa aku pernah mengabaikan seluruh rasa hanya agar ia bisa menoleh sedikit ke arahku Ya, aku pernah berjuang sebenar-benarnya berjuang dan berusaha agar aku bisa mendapatkan hatinya tapi sepertinya semesta tidak berpihak kepadaku jangankan untuk mendapatkan hatinya ia bahkan tak pernah menganggap hadirku di hidupnya? Tau gak? Aku bahkan hampir kehilangan diriku sendiri Demi menjadi seseorang yang dia inginkan Jujur, aku kadang sedikit lelah Aku lelah selalu berlari untuk menggapai ia yang bahkan takkan pernah kudapatkan hingga pada akhirnya ketika aku sedang berusaha keras mendapatkan hatinya ia pergi bersama seseorang yang lain tanpa sepatah kata tanpa pernah menanyakan bagaimana keadaanku setelah diabaikannya dengan begitu kejam ia pergi tanpa meninggalkan jejak untuk tetap kukejar dan lagi-lagi aku kalah dengan keadaan andai melupakan itu mudah mungkin aku tak akan sesakit ini dalam perjalanan melupakannya Desember kali ini saja aku ingin sembuh seutuhnya dari luka-luka masa lalu mari berdamai dengan waktu
All Rights Reserved
#174
kita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stres In Life
  • When Love is Breaking
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • SENA
  • Waktu?
  • Arsyilazka
  • THE ROOM
  • Backstreet
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Dibalik Tawa

Kita sebatas mengejar bahagia dengan cara sama-sama terluka. ( Warning ⚠ violence, profanity, gay and sexuality 18+) --- "Lama-lama, saya bunuh kamu!" "Arrgghhh." --- "Kalau gue cemburu, namanya gue sayang. Lo mau gue sayang?" --- "Lo mau kemana? Biar gue anter pulang, bahaya banget lo jalan kayak orang nggak punya tujuan." "Tujuan gue mati!" --- "Gue capek, Lan. Semesta sejahat ini sama gue. Semenyakitkan ini gue hidup." "Gue-di lahirkan hanya untuk menikmati luka." --- "Tania, lo itu cewek menjijikan!" --- "Ma ... Terima kasih sudah membuat Tania sehancur sekarang." --- "Tania ... Gue sayang sama lo, perasaan gue nggak akan pernah bisa hilang." "Kita hanya sebatas teman dan gak boleh ada ikatan." "Karena hati lo ada di orang lain. Ini cukup menyakitkan dan gue nggak bisa memaksa keinginan." --- "Jujur, Ka. Gue cemburu." "Ngapain cemburu?" "Gila lo ya. Gue punya hati, lo gak mikir?" "Tapi kita cuma temen." "Lo pikir, semua berawal dari sodara terus jadi pacar? Mikir tolol! Semua berawal dari temen!" "Jangan berlebihan." "Lo, pilih gue atau dia?" "Jelas kamu. Tapi aku nggak bisa jauhin dia. Terlalu sulit." "Setan lo!" --- "Tugas aku belum selesai, bahkan masih panjang. Aku mau liat kamu terus bahagia, nyatanya gak bisa." "Bisa! Kita bahagia sama-sama ya?" --- -Kesalahan terbesarmu, adalah meninggalkanku- Note : (Saya tidak bertanggung jawab jika terjadi kebengkakkan akibat air mata.)

More details
WpActionLinkContent Guidelines