00.15 o'clock

00.15 o'clock

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 27, 2021
WpInfo
Fanfic
Hari itu seharusnya kita bertemu untuk menyelamatkan dia. Namun aku tidak datang karena mereka menahanku dengan penjagaan yang sangat ketat. . . . "SEHARUSNYA KAMU DATANG WAKTU ITU! MUNGKIN MEREKA BERDUA TIDAK HILANG SEPERTI INI!" teriaknya dengan marah "Maaf...." hanya kata itu yang bisa ku katakan. "TEMUKAN MEREKA DAN BAWA MEREKA KEMBALI HIDUP-HIDUP. JIKA PUN MEREKA TELAH TIADA TUNJUKKAN MAKAMNYA!" perintah sosok yang selama ini dia anggap kekasih namun sayang itu hanya sebatas status palsu. "Aku akan berusaha kembali dengan mereka berdua dan menyatukan aura dengan mu, lalu aku akan pergi dari kehidupan mu. Aku berjanji ketua" setelah mengatakan itu aku beranjak pergi mencari mereka dan membawanya kembali.
All Rights Reserved
#386
kehancuran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • 𝐎𝐀𝐒𝐈𝐒 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐈𝐊𝐈𝐒?
  • only your In my heart [End]
  • Behind The Smile
  • Feeling Of Lose ✔ [END]
  • Auri, Cigarettes and Life
  • Miracle Of Destiny
  • The Dark Side(END)
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • My Name Is Erwinda

Denting luka dan riuh kehilangan berbaur jadi satu. Pecahan-pecahan perasaan berserakan di lantai jiwa kita. Rahasia yang terlalu lama disembunyikan kini berubah menjadi beban yang tak tertanggungkan. Kita mulai kehilangan-satu per satu. Kejujuran ternyata bukan hanya soal berkata benar, tapi soal keberanian untuk menanggung luka setelahnya. Kita takut berbagi sakit, takut menumpahkan amarah, takut mengakui betapa bersalahnya kita. Dan ketika semuanya pecah, hanya diam yang tersisa. --- "Dirta, jaga mereka baik-baik, ya? Aku pergi duluan. Aku sayang kamu..." - Aletha

More details
WpActionLinkContent Guidelines